Malam di Mekah setelah salat Isya dan Tarawih adalah waktu di mana kota ini benar-benar "hidup". Aroma ayam al-baik yang gurih dan wangi roti khubz yang baru keluar dari tungku memenuhi lorong-lorong di kawasan Misfalah. Keluarga Lev â„›yley dan Muhammad Hifni memutuskan untuk mencari makan malam berat di salah satu restoran lokal yang padat pengunjung.
"Guys, hari ini kita bakal review makanan asli Arab yang porsinya bisa buat makan satu RT di Banjarmasin!" seru Ghina Qalbi ke arah kamera ponselnya yang terpasang pada gimbal. Sebagai calon influencer masa depan, Ghina sangat bersemangat.
Anindya Putri membantu menata meja, memastikan pencahayaan dari lampu restoran cukup aesthetic untuk diunggah ke Instagram. Di atas meja, sudah tersedia nampan besar berisi Nasi Mandi dengan potongan daging kambing yang empuk, lengkap dengan berbagai macam hiasan sayuran di atasnya.
"Nah, ini dia rahasia kegantengan orang Arab, makannya porsi raksasa," canda Lev â„›yley sambil mencuci tangannya di wastafel kecil sudut restoran.
Khalisah duduk di samping Rayyan, matanya tertuju pada sebuah mangkuk kecil berisi acar dan beberapa buah sayuran panjang berwarna hijau cerah. "Kak Ghina, itu buncis raksasa ya? Kok warnanya bagus banget?" tanya Khalisah polos.
Ghina, yang ingin terlihat ahli di depan kamera, langsung menyambar sayuran hijau tersebut. "Oh, ini kayaknya buncis Arab, Khalisah. Lihat ya, teksturnya pasti crunchy banget. Oke guys, let's try the giant bean!" tanpa ragu, Ghina menggigit setengah bagian dari sayuran itu.
Satu detik... dua detik... wajah Ghina yang semula ceria berubah menjadi merah padam. Matanya mulai berair.
"Pedeeessss! Ini bukan buncis! Ini ranjau!" teriak Ghina sambil mengibas-ngibaskan tangannya ke arah mulut. Ternyata, yang ia kira buncis adalah Cabai Hijau Besar (Sutta) yang terkenal memiliki tingkat kepedasan yang "menipu" di balik ukurannya yang jumbo.
Muhammad Hifni dengan sigap menyodorkan segelas air zamzam dingin yang selalu ia bawa di dalam tas kecilnya. "Minum ini dulu, Nak Ghina. Pelan-pelan," ujar Hifni dengan ketenangan khas PNS yang sudah biasa menghadapi situasi darurat di kantor.
Aisyah Humaira sibuk mencari tisu sambil tertawa kecil, "Aduh Ghina, itulah gunanya riset sebelum bikin konten. Di sini cabai hijau sering dipakai sebagai pendamping nasi, bukan buat camilan."
Di tengah kericuhan Ghina yang kepedasan, seekor kucing lokal yang bersembunyi di bawah meja restoran tiba-tiba mengeong pelan. Khalisah langsung mengalihkan perhatian. "Ayah, kucingnya mau bantu Kak Ghina? Apa dia juga kepedasan?"
Maryam Safiya yang sedari tadi asyik memperhatikan anatomi kucing tersebut mulai memberikan potongan kecil daging kambing dari piringnya. "Dia cuma mau bilang, jangan makan cabainya, makan dagingnya aja," bisik Maryam sambil tersenyum tipis.
Lev yang melihat kejadian itu malah mendapatkan inspirasi. "Wah, ini judul kontennya bagus nih: 'Influencer Banjarmasin Takluk oleh Cabai Mekah'. Rating pasti naik, Ghin!"
Setelah drama cabai mereda, suasana kembali hangat. Mereka makan bersama dalam satu nampan besar, mempraktikkan sunnah Rasulullah dalam kebersamaan. Rina Rufida menjelaskan kepada anak-anak tentang pentingnya mensyukuri setiap rasa, termasuk rasa pedas yang baru saja dirasakan Ghina.
"Di Barabai kita punya sambal limau, di sini ada cabai hijau. Beda rasa, tapi tujuannya sama: bikin nafsu makan nambah dan kita jadi makin bersyukur atas nikmat Allah," ucap Rina bijak dalam bahasa yang lembut.
Malam itu ditutup dengan gelak tawa. Meskipun lidah Ghina masih terasa sedikit kebas, ia tetap bersemangat mengedit videonya. Sementara itu, Khalisah tertidur di pundak ayahnya, bermimpi tentang kucing-kucing Mekah yang mungkin saja lebih suka daging kambing daripada cabai hijau.
Mau lanjut ke Bab 8? Kita akan mengikuti kisah Maryam Safiya yang secara tidak sengaja menemukan sebuah toko barang antik di lorong sempit menuju pasar Souq, di mana ia menemukan sebuah kalung unik untuk ibunya.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak tentang kuliner khas Arab, Anda dapat mengecek Daftar Makanan Umrah Populer atau mencari Resep Nasi Mandi Asli.
