Bab 11: Gerbang Emas yang Hilang dan Misteri Samudra Pasifik

Bab 11: Gerbang Emas yang Hilang dan Misteri Samudra Pasifik

Lev
0

Ikuti petualangan Lev Ryley dalam novel bajak laut modern dengan bumbu komedi, romansa, dan persahabatan sejati. Menjelajahi lautan dari Eropa hingga Australia bersama 10 kru unik.

Setelah kepulan asap cabai dari pertempuran sebelumnya menghilang, The Azure Vagabond kini memasuki wilayah laut yang aneh. Air yang tadinya biru gelap berubah menjadi hijau zamrud yang jernih, namun tidak ada satu pun ikan yang terlihat di permukaannya. Suasana menjadi begitu sunyi, seolah-olah suara mesin kapal pun ditelan oleh keheningan laut.

"Bastian, kompasnya..." gumam Lev Ryley, ia melihat jarum kompas di tangan navigatornya berputar dengan gila.

Bastian Vogel membetulkan kacamatanya berkali-kali, wajahnya pucat. "Medan magnet di sini sangat kacau, Lev! Jika kita tidak hati-hati, kita akan terjebak dalam pusaran abadi. Peta Clara benar-benar membawa kita ke wilayah yang tidak masuk akal!"

Clara Lefebvre berdiri di haluan, rambut cokelatnya tertiup angin sepoi-sepoi. Ia memegang sebuah medali kuno yang mulai berpijar pelan. "Kita tidak tersesat, Bastian. Kita hanya sedang mengetuk pintu. Freya! Siapkan jangkar pemberat, tapi jangan diturunkan sampai aku memberi komando!"

Di dek tengah, Matteo dan Lukas sedang sibuk berdebat tentang cara menggunakan energi panas dari ruang mesin untuk mematangkan Soufflé tanpa merusak mesin kapal. Namun, perdebatan mereka terhenti saat Isabella Ruiz tiba-tiba berhenti memainkan biolanya. Senarnya berdenting putus.

"Ada sesuatu di bawah kita," bisik Isabella. Pendengarannya yang tajam menangkap frekuensi yang tidak bisa didengar manusia biasa. "Sesuatu yang sedang bernyanyi, tapi suaranya terdengar seperti gesekan logam kuno."

Tiba-tiba, laut di depan mereka terbelah. Bukan karena ombak, melainkan karena sebuah struktur raksasa mulai muncul dari kedalaman. Dua pilar emas setinggi gedung pencakar langit perlahan naik ke permukaan, membentuk sebuah gerbang raksasa di tengah laut lepas. Cahaya keemasan memantul dari permukaannya, menyilaukan mata seluruh kru.

"Mon Dieu... itu benar-benar emas murni," gumam Oliver Dubois, ia menurunkan senapannya dan terpesona oleh estetika struktur tersebut. "Itu mahakarya yang tidak bisa dilukis dengan kata-kata."

"Fokus, Oliver!" teriak Elena Vance. "Lev, gerbang itu terbuka, tapi arusnya menarik kita dengan sangat kuat!"

Kapal mulai tersedot masuk ke dalam celah di antara kedua pilar tersebut. Arthur Thorne menghunus pedangnya, bersiap menghadapi apa pun yang ada di balik cahaya itu. Sienna segera membagikan pil anti-mual kepada semua orang, mengantisipasi guncangan hebat.

"Semuanya, pegangan pada apa pun!" teriak Lev sambil mencengkeram kemudi bersama Bastian. "Lukas, berikan tenaga maksimal pada pendorong! Kita tidak akan membiarkan gerbang ini menelan kita tanpa perlawanan!"

BOOM!

Kapal itu melesat masuk ke dalam gerbang keemasan tersebut. Cahaya putih menelan pandangan mereka selama beberapa detik. Saat cahaya meredup, mereka tidak lagi berada di laut lepas yang luas. Mereka berada di dalam sebuah laguna raksasa yang dikelilingi oleh tebing-tebing kristal yang bercahaya. Di tengah laguna itu, terdapat reruntuhan kota kuno yang sebagian tenggelam.

"Selamat datang di Aurum Portus," ucap Clara dengan suara bergetar karena haru. "Pelabuhan para Laut yang hilang dari catatan sejarah Eropa selama dua ribu tahun."

Lev menyeringai, meskipun jantungnya masih berdegup kencang. Ia menatap teman-temannya yang masih terpaku. "Lihat? Aku sudah bilang, bukan? Bergabung denganku tidak akan pernah membosankan. Sekarang, siapa yang mau turun dan melihat apakah ada harta karun... atau mungkin dapur kuno untuk Matteo?"

Di balik keindahan itu, sebuah bayangan raksasa bergerak di bawah air laguna, mengawasi kedatangan mereka. Petualangan di dalam Gerbang Emas baru saja dimulai, dan kali ini, pedang Arthur serta taktik Elena akan benar-benar diuji oleh penjaga kuno yang belum pernah terlihat oleh mata manusia modern.

Statistik Bab 11:
Misteri: Penemuan gerbang kuno Aurum Portus.
Ketegangan: Kapal tersedot ke dimensi atau wilayah tersembunyi.
Cek Lokasi: Jika kamu suka tema kota hilang, kunjungi National Geographic - Atlantis untuk referensi sejarah nyata.

Lanjut ke Bab 12: Penjaga Kristal dan Ujian Persahabatan? Di bab berikutnya, mereka harus menghadapi monster laut mekanis yang menjaga kota tersebut!

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default