Bab 15: Rahasia Lev

Bab 15: Rahasia Lev

Lev
0

Kencan ganda yang kacau itu, meskipun berakhir dengan sedikit drama, justru membawa hubungan Anatasya dan Lev ke tingkat yang lebih dalam. Mereka menemukan bahwa di tengah kekacauan, mereka menemukan kenyamanan satu sama lain. Anatasya merasa ia telah menemukan seseorang yang mengerti dirinya, seseorang yang tidak menghakimi kecerobohannya, melainkan menganggapnya menarik.

Hari-hari berikutnya, suasana di perpustakaan terasa berbeda. Lev tidak lagi hanya duduk di Sudut Raknya. Ia seringkali menghampiri Anatasya, mengajaknya mengobrol, atau membantunya menyusun buku-buku. Anatasya merasa ada kebahagiaan yang perlahan menyelimuti hatinya.

Suatu sore, saat perpustakaan sudah sepi, Anatasya sedang membereskan meja. Ia melihat Lev Ryley mendekatinya, dengan ekspresi yang serius.

"Anatasya," kata Lev, suaranya tenang, tetapi terdengar sedikit gugup.

"Ada apa, Lev?" tanya Anatasya.

"Aku... aku ingin memberitahumu sesuatu," kata Lev.

Anatasya merasa hatinya berdebar. Ia merasa ada rahasia yang akan terungkap.

Lev Ryley mengambil napas dalam-dalam. "Aku... aku tidak memberitahumu semuanya tentang masa laluku."

Anatasya merasa terkejut. "Apa maksudmu?"

"Aku bilang aku membuat kesalahan," kata Lev. "Tapi... itu bukan kesalahan yang fatal. Itu... itu adalah kesalahan yang sengaja."

Anatasya merasa bingung. "Kesalahan yang sengaja?"

"Aku... aku menemukan kelemahan dalam sistem keamanan perusahaan tempat aku bekerja," kata Lev. "Aku mencoba memberitahu mereka, tetapi mereka mengabaikanku. Mereka menganggapku gila. Jadi... aku sengaja membuat bug itu. Aku ingin membuktikan bahwa aku benar. Aku ingin menunjukkan bahwa sistem mereka tidak aman."

Anatasya merasa terkejut. Ia tidak menyangka bahwa Lev Ryley, pria yang begitu tenang dan pendiam, adalah seorang hacker.

"Kau... kau seorang hacker?" tanya Anatasya.

Lev Ryley mengangguk. "Ya. Tapi... aku tidak pernah bermaksud jahat. Aku hanya ingin membuktikan kebenaran."

Anatasya merasa campur aduk. Ia merasa kagum pada keberanian Lev, tetapi ia juga merasa takut.

"Jadi... kau sengaja membuat bug itu?" tanya Anatasya. 

"Ya," kata Lev. "Dan aku tidak menyesalinya. Karena... aku ingin membuktikan bahwa kebenaran itu penting."

Anatasya merasa terdiam. Ia tidak tahu harus berkata apa. Ia tidak tahu apakah ia harus percaya pada Lev.

"Aku tahu ini sulit untuk dipercaya," kata Lev. "Tapi... aku ingin kau tahu. Aku tidak ingin ada rahasia di antara kita."

Anatasya menatap Lev, matanya dipenuhi dengan pertanyaan. "Kenapa kau memberitahuku ini sekarang?" 

"Karena... aku mulai merasakan sesuatu untukmu, Anatasya," kata Lev, dengan nada yang tulus. "Dan aku tidak bisa memulai sesuatu yang baru dengan kebohongan."

Anatasya merasa hatinya berdebar. Ia merasa Lev telah melihat sisi lain dari dirinya, sisi yang tidak hanya ceroboh dan konyol, tetapi juga jujur dan tulus.

Ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Ia tidak tahu apakah ia harus memercayai Lev.
Ia memutuskan untuk mengikuti instingnya. Ia mengikuti hatinya.

"Aku... aku akan memercayaimu, Lev," kata Anatasya. "Tapi... kau harus berjanji padaku, kau tidak akan menyembunyikan apa pun dariku lagi."

Lev Ryley tersenyum. Bukan senyum geli, tetapi senyum yang penuh kelegaan. "Aku berjanji."

Mereka berdua saling menatap, dan Anatasya merasa ada koneksi yang terjalin di antara mereka. Koneksi yang berasal dari kejujuran, koneksi yang berasal dari kepercayaan, dan koneksi yang berasal dari... cinta.
Anatasya tahu, ini adalah awal dari kekacauan yang lebih besar. Dan kali ini, ia tidak takut. Ia merasa... siap.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default