The Story of My Journey
Tour Middle East
Bab 21: Kehangatan Keluarga

Bab 21: Kehangatan Keluarga

Setelah beberapa hari menjelajahi keindahan Isfahan, Fatimah membawa Lev kembali ke Teheran. Kali ini, buka…

Bab 20: Permadani dan Tawa

Bab 20: Permadani dan Tawa

Isfahan tidak hanya terkenal dengan arsitektur masjid-masjidnya yang megah, tetapi juga dengan pasar-pasarn…

Bab 19: Persia yang Menawan

Bab 19: Persia yang Menawan

Lev dan Fatimah memulai petualangan mereka di Iran dengan mengunjungi Isfahan, kota yang dijuluki nesf-e ja…

Bab 18: Kesenjangan Bahasa

Bab 18: Kesenjangan Bahasa

Lev Ryley tiba di Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran, dengan perasaan campur aduk. Ia merasa sedi…

Bab 17: Perpisahan Sementara

Bab 17: Perpisahan Sementara

Hari-hari di Mesir akhirnya sampai di ujungnya. Perjalanan mereka di Negeri Piramida ini telah memberikan k…

Bab 16: Memahami Perspektif

Bab 16: Memahami Perspektif

Di Mesir, Lev tidak hanya belajar tentang arsitektur kuno, tetapi juga tentang perspektif. Ia menyadari, se…

Bab 15: Komedi Terjemahan

Bab 15: Komedi Terjemahan

Petualangan di Mesir terus berlanjut. Fatimah, yang mahir berbahasa Arab, selalu menjadi penerjemah bagi Le…

Bab 14: Kucing-Kucing Kairo

Bab 14: Kucing-Kucing Kairo

Kairo adalah kota yang ramah bagi kucing. Di setiap sudut jalan, di sela-sela gang, atau di depan kedai-ked…

Bab 13: Perpustakaan dan Sejarah

Bab 13: Perpustakaan dan Sejarah

Hari itu, Fatimah menepati janjinya. Mereka berempat menuju Perpustakaan Alexandria. Perpustakaan yang baru…

Bab 11: Nil dan Perahu

Bab 11: Nil dan Perahu

Pagi di Kairo terasa lebih sejuk. Lev, Khadijah, Fatimah, dan Aisyah sudah berkumpul di dermaga, menunggu p…

Bab 10: Fatimah di Rumahnya

Bab 10: Fatimah di Rumahnya

Setelah sehari penuh berada di kompleks Piramida Giza yang penuh turis, Fatimah memutuskan untuk membawa Le…

Bab 9: Piramida dan Humor

Bab 9: Piramida dan Humor

Tiba di Kairo, udara Mesir yang kering dan berdebu langsung menyambut mereka. Kontras sekali dengan kemegah…

Bab 8: Sebuah Keputusan Berani

Bab 8: Sebuah Keputusan Berani

Hari-hari di Uni Emirat Arab berlalu dengan cepat, diwarnai tawa, perdebatan seru, dan penemuan-penemuan ba…

Bab 7: Pasar Malam yang Berisik

Bab 7: Pasar Malam yang Berisik

Sore di Sharjah menyambut mereka dengan aroma rempah-rempah yang tajam dan tawa anak-anak yang riang. Setel…

Bab 6: Kisah di Balik Kaca

Bab 6: Kisah di Balik Kaca

Pagi hari di Sharjah terasa berbeda dari Dubai. Kota ini memancarkan aura yang lebih tenang, dengan arsitek…

Bab 5: Gurun Pasir dan Kebahagiaan

Bab 5: Gurun Pasir dan Kebahagiaan

Matahari sore di Dubai berwarna keemasan, memancarkan kehangatan yang lembut di atas gurun pasir yang terbe…

Bab 4: Arsitektur dan Cangkir Teh

Bab 4: Arsitektur dan Cangkir Teh

Pagi di Dubai disambut oleh cahaya matahari yang terik dan janji petualangan yang baru. Setelah sarapan den…