Jalannya Laga: Adu Taktik dan Gempuran tanpa Henti
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Jerman yang berstatus sebagai juara Grup E langsung mengambil inisiatif serangan. Anak asuh Julian Nagelsmann mendominasi penguasaan bola hingga lebih dari 75%. Namun, alih-alih mencetak gol, mereka justru dikejutkan oleh efektivitas serangan balik Paraguay. Pada menit ke-42, penyerang andalan Paraguay, Julio Enciso, sukses membungkam pendukung Jerman lewat gol sundulan mematikan yang menaklukkan kiper legendaris Manuel Neuer.
Tertinggal di babak pertama, Der Panzer meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-54, ketika sundulan keras Kai Havertz berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Pertandingan berjalan semakin sengit dengan gelombang serangan bertubi-tubi dari Jerman, sementara Paraguay tampil luar biasa disiplin menjaga pertahanan rapat mereka hingga 120 menit berakhir.
Drama Adu Penalti yang Memilukan
Skor imbang 1 ÷ 1 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan (extra time), bahkan diwarnai dengan gol kontroversial pemain Jerman Jonathan Tah yang dianulir oleh VAR. Ketegangan pun mencapai puncaknya di babak adu penalti.
Kiper Paraguay, Orlando Gill, tampil sebagai pahlawan kemenangan negaranya. Ia sukses mementahkan dua eksekusi penalti krusial dari pemain bintang Jerman, yakni Kai Havertz dan Nick Woltemade. Sementara itu, sepakan Jonathan Tah juga melambung tinggi di atas mistar gawang. Meskipun dua penendang Paraguay sempat gagal, eksekusi dingin dari bek José Canale akhirnya memastikan kemenangan bersejarah bagi Paraguay dengan agregat penalti 4-3.
Mimpi Buruk Der Panzer Berlanjut
Hasil ini jelas menjadi pukulan telak bagi sepak bola Jerman. Mengingat status mereka sebagai salah satu raksasa Eropa dan tuan rumah turnamen terdekat (Euro) di masa depan, tersingkirnya Jerman di babak 32 besar ini akan memicu evaluasi besar-besaran di tubuh timnas.
Bagi Paraguay, kemenangan heroik ini membawa mereka melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka kini bersiap menghadapi salah satu ujian berat lainnya di babak selanjutnya melawan tim kuat Eropa, antara Prancis atau Swedia, di Philadelphia.
