Duel Epik Inggris vs Prancis: Hujan Gol Warnai Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
Perebutan tempat ketiga di turnamen sepak bola terbesar di dunia sering kali dianggap sebagai laga pelipur lara, namun duel antara Timnas Inggris dan Timnas Prancis di Hard Rock Stadium Miami sukses menyajikan salah satu pertandingan paling menghibur dan mendebarkan dalam sejarah. Meski gagal melaju ke partai puncak, kedua raksasa Eropa ini tampil tanpa beban dan saling berbalas gol, yang berakhir dengan kemenangan dramatis 4-3 untuk keunggulan The Three Lions.
Babak Pertama: Dominasi Total The Three Lions
Inggris memulai pertandingan dengan determinasi tinggi. Tidak butuh waktu lama, kapten Declan Rice langsung mengejutkan pertahanan Prancis dengan gol cepat saat laga baru berjalan tiga menit. Memanfaatkan celah di lini tengah, Rice melepaskan tembakan jarak jauh yang meluncur mulus ke gawang Mike Maignan.
Gol pembuka tersebut meruntuhkan konsentrasi Prancis. Pada menit ke-18, Ezri Konsa sukses menggandakan keunggulan Inggris melalui sundulan tajam memanfaatkan sepak pojok. Sebelum turun minum, bintang Arsenal Bukayo Saka menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Les Bleus. Ia mencetak dua gol berturut-turut pada menit ke-37 dan masa injury time babak pertama. Skor 4-0 untuk Inggris menutup paruh pertama dengan cara yang nyaris tak terprediksi.
Comeback Menakjubkan Prancis di Babak Kedua
Tertinggal empat gol tak membuat Prancis menyerah di babak kedua. Pasukan Didier Deschamps yang bermain lebih menyerang langsung membuahkan hasil. Kylian Mbappé memimpin comeback melalui gol cepatnya di menit ke-48. Hanya berselang enam menit, giliran Bradley Barcola yang mencatatkan namanya di papan skor, memperkecil ketertinggalan menjadi 4-2.
Tekanan dari Prancis semakin menjadi-jadi. Pada menit ke-67, Mbappé kembali mencetak gol keduanya. Gol ini tidak hanya membawa Prancis menipiskan jarak menjadi 4-3, tetapi juga menjadi momen bersejarah di mana penyerang tersebut memecahkan rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Meskipun Prancis terus menggempur pertahanan Inggris untuk menyamakan kedudukan, disiplin lini belakang yang dikomandoi oleh pelatih Thomas Tuchel berhasil mengamankan keunggulan tipis hingga peluit akhir dibunyikan.
Statistik dan Catatan Rekor
Pertandingan ini berjalan sangat terbuka, dengan kedua tim total melepaskan puluhan tembakan tepat sasaran. Bagi Inggris, kemenangan ini menjadi penebusan dosa setelah tersingkir secara menyakitkan di semifinal. Sementara itu, laga ini adalah panggung perpisahan bagi Didier Deschamps yang mengakhiri masa baktinya selama 14 tahun bersama Timnas Prancis.
Berikut adalah ringkasan skor dan pencetak gol dalam laga sengit ini:
Prancis (3): Kylian Mbappé (48', 66'), Bradley Barcola (54').
Inggris (4): Declan Rice (3'), Ezri Konsa (18'), Bukayo Saka (37', 45+1').
Kesimpulannya, pertandingan perebutan medali perunggu ini telah membuktikan bahwa sepak bola tidak pernah kehilangan daya tariknya. Inggris berhak membawa pulang medali perunggu, sementara Prancis harus puas berada di posisi keempat dengan kenangan manis dari rekor individu yang dicetak oleh kapten mereka.
