Kabut di Meratus tidak lagi berwarna putih, melainkan berubah menjadi ungu pekat—tanda bahwa Mana Contamination telah mencapai puncaknya. Di hadapan Lev dan Anatasya, pepohonan ulin yang tadinya kokoh kini tumbang berserakan, hancur oleh amukan Kera Raksasa Penjaga Meratus (The Meratus Guardian Kong). Makhluk itu setinggi sepuluh meter, dengan bulu sekeras kawat tembaga dan mata yang menyala merah seperti bara batu bara.
"Andriy, bawa Hermione ke zona aman! Pasang barikade sihir sekarang!" teriak Lev.
"Tapi Lev, itu Rank S! Kamu gila mau melawannya pakai tangan kosong?!" Andriy panik, namun ia segera menarik Hermione yang masih sibuk memotret fenomena langka itu dengan kamera ponselnya.
"Secara biologis, kera itu tidak seharusnya memiliki klakson di kepalanya!" seru Hermione sambil terseret lari.
Pertempuran Duo Maut: Es dan Bayangan
Anatasya menghunus pedang rapier peraknya. Dalam sekejap, suhu di sekitar mereka turun hingga di bawah nol derajat. Bunga es mulai merambat di tanah hutan yang lembap.
"Dengarkan, Hunter Rank E yang misterius," ucap Anatasya tanpa menoleh. "Aku akan membekukan gerakannya. Kamu... lakukan apa pun yang kamu lakukan saat mengalahkan Hunter tadi. Jangan sampai mati, karena aku belum selesai menginterogasimu."
"Terserah kau saja, Tuan Putri," jawab Lev sinis.
[Skill Aktif: Shadow Step (Lv. 2) Diaktifkan]
[Status: Kecepatan meningkat 50% dalam area dingin/gelap]
Anatasya melesat maju. Setiap langkahnya menciptakan jembatan es di udara. “Frost Nova!” teriaknya. Ledakan es raksasa menghantam kaki sang Kera, mengunci pergerakan makhluk itu di tanah.
ROAAAAR!
Sang Kera mengamuk, menghantamkan tinjunya ke arah Anatasya. Namun, sebelum tinju itu sampai, bayangan hitam melesat dari bawah kaki Anatasya. Itu adalah Lev.
Lev muncul di pundak sang Kera. Tangannya kini tidak lagi kosong. Sistem secara otomatis mengonversi sisa-sisa logam dari tas Porter ayahnya menjadi sepasang belati hitam yang berdenyut.
[Item Sementara: Daggers of the Lost Porter]
(Efek: Penembus Armor 40%)
"Ini untuk semua kebohongan kalian!" Lev menghujamkan belatinya ke leher sang Kera.
Darah biru menyembur. Sang Kera meraung kesakitan. Anatasya tidak membuang peluang; ia merapal mantra tingkat tinggi. "Absolute Zero Cage!" Rantai-rantai es raksasa muncul dari langit, melilit tubuh sang Kera hingga ia tak berkutik.
Momen Komedi: Masalah Teknis Hermione
Di kejauhan, Andriy dan Hermione menonton dengan mulut ternganga.
"Wah, mereka berdua terlihat seperti pasangan maut di film action ya?" gumam Andriy sambil memakan sisa jagung bakarnya.
"Andriy! Bantu aku!" teriak Hermione. "Alat detektor mana ini konslet karena suhu dingin Anatasya! Sekarang alat ini malah memutar lagu Ampar-Ampar Pisang dengan volume maksimal!"
Benar saja, di tengah hutan yang mencekam, suara musik daerah Kalimantan Selatan menggema keras dari tas Hermione. Sang Kera Raksasa sempat tertegun sejenak mendengar musik itu, memberik Lev celah untuk mendaratkan serangan terakhir.
"Bahkan monster pun bingung dengan seleramu, Hermione!" teriak Lev dari kejauhan.
Momen Sad: Surat Terakhir di Dalam Botol
Setelah sang Kera tumbang dan hancur menjadi debu mana, sebuah barang jatuh dari sarang tersembunyi di balik pohon besar tempat kera itu berjaga. Sebuah botol kaca kecil yang berisi secarik kertas usang.
Lev mengambilnya dengan tangan gemetar. Itu adalah tulisan tangan ayahnya.
"Untuk Lev dan Vania... Jika kalian membaca ini, berarti Ayah tidak bisa pulang. Jangan salahkan hutan ini, salahkan keserakahan manusia yang ingin mengeruk isi buminya tanpa sisa. Simpanlah kunci ini, ini adalah akses menuju gudang senjata rahasia di bawah Pasar Terapung. Jaga adikmu, Lev. Jadilah 'Kayuh' yang membawa perahu kita selamat ke tepian."
Air mata Lev jatuh membasahi kertas itu. Anatasya berdiri di belakangnya, menurunkan pedangnya. Ia terdiam, melihat sisi rapuh dari pemuda yang baru saja bertarung seperti monster bersamanya.
"Klan Borneo Coal Corp akan membayar ini, Lev. Aku berjanji atas nama keluarga klan-ku," ucap Anatasya pelan.
Hadiah Sistem dan Plot Twist
Tiba-tiba, layar sistem Lev bergetar hebat dengan warna emas yang menyilaukan.
[Misi 'Jejak Sang Ayah' Selesai (3/3)]
[Anda mendapatkan akses ke: 'The Shadow Store']
[Rank Anda secara permanen meningkat menjadi: Rank C (Hidden Status)]
[Peringatan: Keberadaan Anda telah terdeteksi oleh 'Monarch of the South'.]
"Monarch of the South?" gumam Lev. "Siapa lagi itu?"
Belum sempat ia berpikir, Anatasya menarik kerah jaketnya. "Cukup untuk hari ini. Kita harus kembali ke Banjarmasin sebelum klan pengkhianat itu mengirim pembunuh bayaran yang lebih kuat. Dan Lev... mulai hari ini, kamu adalah anggota tim pribadiku. Tidak ada bantahan."
Lev hanya bisa menghela napas. Sepertinya hidup tenangnya sebagai Hunter Rank E yang makan nasi kuning di pinggir jalan sudah berakhir sepenuhnya.
Lanjut ke Bab 7?
