Gerimis Terakhir di Piccadilly Gardens

Gerimis Terakhir di Piccadilly Gardens

Lev
0
Zaydan (31), arsitek sukses di Manchester yang kehilangan segalanya. Di tengah dinginnya Inggris, ia memohon untuk segera 'pulang' ke haribaan Tuhan. Temukan perjalanan emosional penuh air mata tentang hijrah, cinta, dan pencarian Husnul Khotimah di Baitul Jannah Community Centre.

Sinopsis Utama

Zaydan Al-Fatih (31 tahun), seorang arsitek Muslim yang menetap di jantung kota Manchester, Inggris, merasa dunianya runtuh. Di tengah hiruk-pikuk kota industri yang dingin, ia merasa asing. Kehilangan orang tercinta dan kerasnya fitnah dunia membuatnya sampai pada satu titik doa yang amat menyesakkan: “Ya Allah, jika dunia ini memang tidak lagi baik untuk imanku, jemputlah aku segera.”
Sebuah perjalanan spiritual tentang mencari makna pulang di tengah gemerlap kota yang tak pernah tidur.


Sinopsis: Gerimis Terakhir di Piccadilly Gardens

Zaydan Al-Fatih (31), seorang pria dengan masa lalu yang retak, menjalani hidup yang tampak sempurna sebagai arsitek sukses di jantung kota Manchester. Namun, di balik dinding-dinding kaca gedung pencakar langit dan dinginnya trotoar Piccadilly Gardens, Zaydan menyimpan luka yang bernanah. Kehilangan istri tercinta dalam sebuah tragedi dan fitnah kejam di lingkungan kerjanya membuat ia merasa bahwa dunia ini hanyalah panggung sandiwara yang melelahkan.

Setiap sujudnya di Manchester Central Mosque kini hanya berisi satu permintaan yang lancang namun jujur: "Ya Allah, jika dunia ini memang tidak lagi aman bagi imanku, maka izinkanlah aku pulang sekarang."

Zaydan mulai melepaskan keterikatannya pada dunia secara perlahan. Ia membagikan hartanya, menjauh dari ambisi karier, dan bersiap untuk "kepergian" yang ia dambakan. Namun, pertemuannya dengan seorang relawan di pusat tunawisma dan nasihat seorang Syekh sepuh mengubah perspektifnya. Zaydan dipaksa memilih: apakah ia ingin mati karena melarikan diri dari ujian, atau ia ingin hidup lebih lama justru untuk mempersiapkan bekal kepulangannya agar berakhir Husnul Khotimah.

Ini adalah kisah Slice of Life yang sangat melankolis, memotret kesepian seorang Muslim di tanah asing, dan perjuangan batin antara rasa putus asa dengan harapan akan rahmat Allah di sela-sela hujan abadi kota Manchester.

Detail Karakter Utama

Nama: Zaydan Al-Fatih

Usia: 31 Tahun

Lokasi: Manchester, Inggris

Karakteristik: Melankolis, taat namun rapuh, pemikir (overthinker), dan dermawan yang tersembunyi.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default