The Story of My Journey
Uni Emirat Arab
Bab 8: Sebuah Keputusan Berani

Bab 8: Sebuah Keputusan Berani

Hari-hari di Uni Emirat Arab berlalu dengan cepat, diwarnai tawa, perdebatan seru, dan penemuan-penemuan ba…

Bab 7: Pasar Malam yang Berisik

Bab 7: Pasar Malam yang Berisik

Sore di Sharjah menyambut mereka dengan aroma rempah-rempah yang tajam dan tawa anak-anak yang riang. Setel…

Bab 6: Kisah di Balik Kaca

Bab 6: Kisah di Balik Kaca

Pagi hari di Sharjah terasa berbeda dari Dubai. Kota ini memancarkan aura yang lebih tenang, dengan arsitek…

Bab 5: Gurun Pasir dan Kebahagiaan

Bab 5: Gurun Pasir dan Kebahagiaan

Matahari sore di Dubai berwarna keemasan, memancarkan kehangatan yang lembut di atas gurun pasir yang terbe…

Bab 4: Arsitektur dan Cangkir Teh

Bab 4: Arsitektur dan Cangkir Teh

Pagi di Dubai disambut oleh cahaya matahari yang terik dan janji petualangan yang baru. Setelah sarapan den…

Bab 3: Empat Paspor, Satu Meja

Bab 3: Empat Paspor, Satu Meja

Lobi hotel di Dubai pada malam hari adalah sebuah tontonan tersendiri. Lampu kristal raksasa berkilauan, la…

Bab 2: Dubai yang Mencengangkan

Bab 2: Dubai yang Mencengangkan

Lev Ryley turun dari pesawat dengan langkah yang sedikit linglung. Perjalanan panjang dari Banjarmasin ke U…