The Story of My Journey
Sofia
Bab 22: Pesan dari Sofia

Bab 22: Pesan dari Sofia

Perjalanan di atas rel kereta api Trans-Siberia terasa begitu lama. Hari-hari berlalu dalam ritme yang mono…

Bab 20: Meninggalkan Chelyabinsk

Bab 20: Meninggalkan Chelyabinsk

"Sampai jumpa lagi, Pahlawan Batik!" seru Faruq sambil memeluk Lev dengan erat. "Jangan lupa…

Bab 21: Perjalanan Panjang

Bab 21: Perjalanan Panjang

"Ini adalah perjalanan yang panjang," kata seorang nenek yang duduk di seberang Lev, melihatnya m…

Bab 19: Perjalanan ke Puncak

Bab 19: Perjalanan ke Puncak

"Puncak tertinggi di Ural Selatan," kata Kamil, menunjuk sebuah gunung yang tertutup salju di kej…

Bab 3: Nama Baru, Luka Lama

Bab 3: Nama Baru, Luka Lama

Sebuah novel Islami paling sedih tentang Elena, mualaf asal Sofia, Bulgaria, yang mempertanyakan arti keberadaannya di …

Bab 18: Kejutan Ulang Tahun

Bab 18: Kejutan Ulang Tahun

"Lev! Ayo kita ke restoran malam ini!" ajak Kamil, pemuda lokal dari Chelyabinsk, saat mereka ber…

Bab 17: Wisata Danau Terpencil

Bab 17: Wisata Danau Terpencil

"Ini Danau Turgoyak," kata Kamil, pemuda Muslim lokal yang Lev kenal di toko halal. "Banyak …

Bab 2: Syahadat yang Terasing

Bab 2: Syahadat yang Terasing

Baca Novel Islami paling sedih 2026. Kisah Elena, mualaf asal Sofia yang mempertanyakan arti keberadaannya di mata duni…

Bab 16: Telepon Tengah Malam

Bab 16: Telepon Tengah Malam

Malam di Chelyabinsk sudah larut. Jam menunjukkan pukul satu dini hari. Lev Ryley seharusnya sudah tidur. N…

Bab 15: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Bab 15: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

"Terima kasih banyak, Faruq!" seru Lev, melambaikan tangan saat Faruq menurunkannya di dekat sebu…

Bab 14: Bertemu Komunitas Baru

Bab 14: Bertemu Komunitas Baru

Di tengah dinginnya pagi Chelyabinsk, suara azan berkumandang dari ponsel Lev, membangunkannya dari tidur n…

Bab 13: Jurnal Perjalanan Lev

Bab 13: Jurnal Perjalanan Lev

Malam di Chelyabinsk begitu sunyi. Hanya suara salju yang jatuh di luar jendela yang sesekali memecah kehen…

Bab 12: Masalah Koper

Bab 12: Masalah Koper

"Astaga!" Suara pekikan Lev menggema di lobi hostel yang sepi. Pria paruh baya yang membaca buku …

Bab 11: Kota Meteor

Bab 11: Kota Meteor

Bunyi roda kereta yang bergemuruh di atas rel perlahan berubah menjadi suara desisan rem yang keras. Lev Ry…

Bab 10: Perpisahan Perm

Bab 10: Perpisahan Perm

"Ini untukmu." Sofia menyerahkan sebuah kotak kecil berwarna cokelat kepada Lev. Mereka berdiri d…