Pendahuluan:
Kalimantan Selatan, atau yang sering dijuluki "Bumi Lambung Mangkurat", menyimpan kekayaan sejarah dan budaya Islam yang mendalam. Berbagai makam ulama kharismatik yang dihormati, masjid bersejarah, hingga tradisi keagamaan yang kental menjadikan provinsi ini tujuan wisata ziarah yang menarik bagi umat Islam dari seluruh Indonesia. Artikel ini akan memandu Anda menyusuri destinasi-destinasi wisata religi yang penuh makna dan inspirasi di Kalimantan Selatan.
1. Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan)
Salah satu destinasi ziarah paling utama di Kalimantan Selatan adalah makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, seorang ulama besar yang dikenal dengan sebutan Datu Kalampayan. Beliau adalah penulis kitab Sabilal Muhtadin yang terkenal dan berjasa besar dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah Banjar.
Lokasi: Desa Kalampayan, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar.
Keistimewaan: Makamnya menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sering dikunjungi ribuan peziarah, terutama pada peringatan haul beliau.
2. Makam Guru Sekumpul (Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani)
Terletak di Martapura, makam ulama kharismatik Guru Sekumpul menjadi magnet bagi jutaan umat Islam untuk berziarah. Peringatan haul beliau setiap tahunnya menjadi salah satu acara keagamaan terbesar di Indonesia, menunjukkan betapa besarnya pengaruh dan kecintaan masyarakat terhadap beliau.
Lokasi: Kompleks Ar-Raudhah, Martapura, Kabupaten Banjar.
Daya Tarik: Selain berziarah, Anda bisa merasakan atmosfer spiritual yang kuat dan melihat langsung makam sang ulama.
3. Makam Habib Hamid bin Abbas Bahasyim (Habib Basirih)
Di Banjarmasin, terdapat makam keramat Habib Hamid bin Abbas Bahasyim, atau yang lebih dikenal sebagai Habib Basirih. Kubah makam yang berada di pinggir sungai Martapura ini selalu ramai dikunjungi peziarah, bahkan dari luar Kalimantan.
Lokasi: Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.
Pengalaman: Peziarah bisa merasakan ketenangan dan kedamaian di sekitar makam, sambil mendengarkan kisah-kisah karomah Habib Basirih dari masyarakat sekitar.
4. Makam Datu Sanggul
Bergeser ke Kabupaten Tapin, Anda dapat berziarah ke makam Datu Sanggul, seorang ulama yang terkenal karena kesalehannya dan kisah-kisah uniknya. Makam ini menjadi salah satu destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi di Kabupaten Tapin.
Lokasi: Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin.
Tips: Di sekitar makam, Anda dapat menemukan pedagang yang menjual berbagai oleh-oleh dan makanan khas.
5. Masjid Sultan Suriansyah
Di Kota Banjarmasin, terdapat masjid tertua di Kalimantan Selatan, yaitu Masjid Sultan Suriansyah. Dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah, raja Banjar pertama yang memeluk Islam, masjid ini menjadi saksi bisu masuknya Islam di tanah Banjar.
Lokasi: Jalan Kuin Utara, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
Arsitektur: Masjid ini memiliki arsitektur tradisional Banjar yang unik dan penuh sejarah.
Tips Berwisata Ziarah di Kalimantan Selatan
Pakaian Sopan: Kenakan pakaian yang sopan dan tertutup, terutama saat memasuki area makam dan masjid.
Waktu Kunjungan: Datanglah di luar jam sibuk untuk menghindari keramaian, terutama di makam Guru Sekumpul.
Kuliner Halal: Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner khas Banjarmasin yang terkenal lezat dan halal, seperti Soto Banjar dan ketupat kandangan.
Oleh-Oleh: Bawa pulang oleh-oleh khas Banjar seperti kue bingka, amplang, atau kain sasirangan.
Kesimpulan
Wisata ziarah di Kalimantan Selatan bukan hanya sekadar perjalanan mengunjungi makam, melainkan juga sebuah perjalanan spiritual untuk mengenang dan mengambil hikmah dari para ulama yang telah berjasa menyebarkan ajaran Islam. Dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya, Kalimantan Selatan menawarkan pengalaman wisata religi yang tak terlupakan bagi setiap peziarah.
