Panel 1:
Gambar: Ethan dan Lyra berjalan menyusuri jalan setapak di pinggir hutan. Di depan mereka, di kejauhan, terlihat tembok batu besar sebuah kota. Gerbang kota terlihat megah, dan di atas gerbang, berkibar bendera dengan simbol pedang dan perisai.
Narasi: "Setelah berhari-hari berjalan, akhirnya mereka tiba di peradaban pertama yang mereka temui. Kota Aethelgard, benteng terakhir para pemain yang kuat."
Panel 2:
Gambar: Mereka berdiri di depan gerbang. Para penjaga, yang juga adalah pemain, menatap mereka dengan tatapan meremehkan. Pakaian Lyra yang robek dan kapak batu milik Ethan adalah bukti bahwa mereka bukan pemain elit.
Penjaga (berkata, dengan sinis): "Sampah hutan, ya? Jangan buat masalah di sini."
Panel 3:
Gambar: Ethan dan Lyra berjalan masuk, melewati para pemain lain yang kuat dan sombong. Ethan melihat beberapa dari mereka memiliki aura yang mirip dengan Warlord di hutan.
Ethan (monolog batin): "Mereka semua ada di sini. Para pemain yang kuat. Mereka semua menganggap kami sampah."
Panel 4:
Gambar: Ethan dan Lyra berjalan di jalanan kota yang ramai. Mereka melihat toko-toko yang menjual senjata dan peralatan. Beberapa pemain terlihat sedang membeli atau menjual barang-barang.
Lyra (berkata): "Kita butuh uang. Aku punya beberapa barang yang bisa dijual."
Panel 5:
Gambar: Ethan dan Lyra memasuki sebuah toko. Lyra mengeluarkan beberapa benda dari kantungnya, termasuk sebuah panah berapi-api yang diambilnya dari monster Pemburu Pemain.
Lyra: "Aku punya ini. Mungkin ada harganya."
Panel 6:
Gambar: Pemilik toko, seorang NPC tua, mengambil panah itu. Wajahnya berubah terkejut.
Pemilik Toko (berkata, dengan gemetar): "Ini... ini adalah panah dari makhluk Pengambil! Bagaimana kau mendapatkannya?!"
Panel 7:
Gambar: Tiba-tiba, sebuah alarm berbunyi di seluruh kota.
Efek Suara: ALARM! ALARM!
Suara dari pengeras suara: "PERHATIAN! PEMBURU PEMAIN TELAH MUNCUL! SEMUA PEMAIN SIAGA!"
Panel 8:
Gambar: Ethan dan Lyra melihat ke luar jendela. Sebuah makhluk besar, seperti monster Pemburu Pemain, terlihat di atas tembok kota. Matanya merah menyala.
Lyra (berbisik): "Tidak mungkin... itu bukan Pemburu Pemain yang kita bunuh... ada yang lain."
Panel 9:
Gambar: Lyra melihat ke arah Ethan, matanya membelalak. Tanda Vessel di tangan Ethan bersinar. Ethan merasakan kekuatan monster itu.
Ethan (monolog batin): "Itu dia... Aku bisa merasakannya. Kekuatan yang mirip dengan kekuatan yang aku serap."
Panel 10:
Gambar: Makhluk itu mengarahkan panah berapi-apinya ke arah toko mereka. Lyra berteriak, sementara Ethan mencoba menariknya ke tempat yang aman.
Efek Suara: WHOOSH!
Ethan: "LYRA! MENGHINDAR!"
Panel 11:
Gambar: Panah itu melesat dan meledakkan toko. Ethan dan Lyra terlempar. Ethan melihat pemilik toko, yang sekarang terluka parah.
Pemilik Toko (terengah-engah): "Makhluk itu... dia... dia mencium bau panahnya... dia mencium bau kekuatan yang hilang..."
Panel 12: (Adegan Menggantung)
Gambar: Makhluk itu berdiri di atas tembok kota, menatap lurus ke arah Ethan. Matanya memancarkan amarah yang membara.
Ethan (monolog batin, penuh tekad): "Ia datang untukku. Aku tidak bisa lari. Aku harus melawannya. Aku akan mengalahkannya dan membuktikan bahwa kelas terlemah bisa menjadi yang terkuat!"
Vessel of the Void: The Scavenger's Ascension - to be Continued
#Webtoon #Webcomic #manga #Fantasy #Action, #Adventure #RPG #Isekai #System #Underdog #Survival.
Channel My Journey Before I Die On WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb5nwBR1NCrVXt4R8z3z
