Je T’aime - The Eternity in Paradise
Agustus 13, 2021
Setiap malam selalu sama, selalu bermimpi hal yang sama, aku berjalan dan berlari tetapi aku bukan, aku bukan diriku lagi seperti yang dulu. Aku berlari melintasi taman bermain menghirup aroma tanah, merasakan wangi di hidungku saat melihat bunga-bunga yang bermekaran dan akhirnya aku terbangun tapi wangi dari bunga-bunga itu masih membekas di ingatanku.
Aku ingin berlama-lama dalam mimpi itu, seperti kehidupan yang lebih baik dari ini aku selalu bermimpi kami akan di pertemukan kembali di surga nanti menghabiskan banyak waktu yang kita lupakan dan tidak bisa kita lakukan di dunia mengulangi semua kebahagiaan kita yang telah tertunda dalam sebuah keabadian panjang tanpa ada kematian lagi.
Satu hari kau tak perlu cinta lagi,
Satu hari kau tak berjalan lagi di dunia ini,
Satu hari ketika kau telah tiada, ketika semua orang-orang pergi di pemakamanmu, orang-orang untuk selamanya mulai melupakanmu dan kau pun juga hanya sendiri di rumah terakhirmu di dunia ini menunggu dan terus menunggu hingga hari kiamat datang.
Seolah itu pekerjaanmu untuk mempertahankan semua, waktu rahasia saat kau bangun karena suara dentuman. Bangkit untuk membuka pintu tetapi dia tak disana karena suara itu berasal dari dalam mimpiku yang bermimpi tentangmu. Aku tak bisa menjawabnya tak peduli seberapa dalam kau pergi, kau cintai dia seperti anak rapuh yang mencintai mainan nya. Aku menulis beberapa kalimat untuk meredakan dan mengenang semua kenangan ini.
Dia pernah memberitahuku bahwa semua buku mengarah ke satu kebenaran utama. Ratusan buku telah aku baca tapi aku tidak menemukan apa yang seharusnya aku cari karena yang aku cari memanglah hal yang mustahil dan buku merupakan tempat pelarianku sekarang untuk menghabiskan waktu memikirkan seseorang yang telah pergi dan meredakan kegelisahaku.
Cindy berkata "Jangan terlalu lama sakit hati. Suatu saat di surga nanti kau mungkin bisa bertemu lagi dan jangan terlalu sering meneteskan air mata karena bisa jadi masalah. Dia hanya pergi dari dunia ini tapi jiwanya akan selalu ada disini di hatimu dan akan selalu mengawasimu."
"Hemm benarkah, bagaimana aku bisa hidup tanpanya, ini bukan hanya untuk nya tapi dalam hati yang terdalam pasti tetap menyakitkan".
Aku berjanji nanti aku akan datang padamu dalam mimpimu dan di surga nanti aku akan pasti berusaha mencarimu kembali dan jika kita masih berjodoh di surga sana aku akan berada di sampingmu untuk selamanya. Aku akan memohon kepada Allah untuk menakdirkan kita agar bisa bersama di surga nanti.
Saat semua orang pergi. Dalam ingatan terdalam, aku berdo'a semoga dia bisa beristirahat dalam damai. Hari itu roh Vania pergi dari raganya diiringi kesedihan orang-orang yang menyayangimu dan keluargamu. Waktu terus berjalan diiringi oleh hujan yang sangat lama. Jiwamu entah berada dimana meninggalkan dunia fana ini. Karena setiap kehidupan yang kau jalani pada akhirnya akan kembali pada sang kuasa Allah SWT.
Saat kau mengemudi lurus dalam hidup, meskipun seseorang mencoba menghalangimu.
Waktu itulah, kau akan tahu dimana tempat seharusnya kita berada di dunia yang menyakitkan ini adalah sebuah kenangan yang tak akan pernah terlupakan semenjak aku meninggalkan tempat makam vania beberapa jam yang lalu membuat aku teringat tentang hari itu aku banyak bersyukur untuk setiap banyak cobaan yang dapat aku lewati dan aku akan mencoba menjadi kuat.
Tuhan pada akhirnya akan menjemputku
Aku mencintaimu tapi Tuhan yang menciptakan kita semua, aku selalu merasa Kau ada di hatiku selamanya meski kita telah berada di dunia yang berbeda.
Maaf kau kehilangan nyawamu tapi sejujurnya kau tak banyak rugi, mudah buatku mengatakan nya dengan napas hangat di paru-paruku dan kau tak bernapas, tetap saja apa yang akan kau punya? Tuhanlah yang mengakhiri nyawamu karena begitulah sudah takdirmu jadi tak ada ruginya.
Kuakui awalnya menyenangkan tapi akhirnya mengecewakan. ibumu benar mengenai satu hal bahwa kita hanya wadah bahkan saat kita disebut istimewa seperti yang kau alami tetap saja kita hanya wadah yang bisa Tuhan ambil kapan waktu kita telah datang untuk menjemput kita.
Dia mau mengucapkan selamat tinggal, dia pasti mengucapkan selamat tinggal kepada hal hal sepele di kehidupan nya.
Jika setiap kehidupan baru merupakan kesempatan membangun yang telah ada, suatu kesempatan maju ke depan untuk kemungkinan yang terbaik. Mengapa sebagian dari kami harus mengambil pedang dan bertempur lagi dalam dunia yang penuh misteri ini, sementara yang lainnya menemukan sebuah awal yang baru itulah harapan yang telah aku pelajari.
Ya kita jatuh, kita gagal, ya terkadang kita merusak segala yang kita sentuh tapi setiap momen kehidupan kita dihubungkan oleh kepercayaan bahwa tindakan yang kita ambil esok harinya, minggu selanjutnya, kehidupan mendatang menambahkan sesuatu yang lebih sesuatu yang lebih besar darimu.
Tiada sanggup kesedihan untuk mengurangkan derita atas kepergiannya, dia telah menjemput maut. Namun bagiku aku masih begitu merindukan nya, tersentuh oleh kegelapan dan kebimbangan sebagaimana malam menjelang dalam musim dingin tanpa berbintang, disinilah aku tertinggal sendiri dibawah pohon yang mulai tua hingga seluruh dunia berubah dan tahun-tahun panjangku terlewati hingga malaikat itu juga akan datang padaku untuk menjemputku..
Dan aku bisa bertemu denganmu menyusul mu.
