Dream of Agony - Release My Soul From Darkness
Juni 22, 2019
Dunia sekarang tidak terlihat sama lagi, aku tahu semuanya telah berubah, itu keadaan semua yang ada dari pikiranku, aku tidak dapat meninggalkan itu semua di belakang, aku harus bertahan keras untuk menjadi kuat.
Aku ingin mencoba sementara ini untuk mengistirahatkan jiwa dan ragaku dari semua keadaan yang kacau dalam pikiranku memakai waktu istirahat untuk mengikhlaskan apa yang telah pergi dalam hidupku, mengikhlaskan apa yang sebenarnya menjadi kehendak Tuhan, aku tidak dapat mengucapkan selamat tinggal untuk sekarang itu perlu waktu yang tepat, aku harus bertarung dan berjuang menahan apa yang datang bertubi-tubi dalam kehidupanku karena aku tahu dalam akhir sesuatu yang berharga tidak akan mudah untuk di lupakan tapi kesakitan yang aku rasakan perlahan-lahan pergi dan itu akan menjadi sesuatu yang baik, menjadi awal yang baru untuk keberlangsungan kehidupan yang kita lihat untuk masa depan dan memulai semuanya dengan membebaskan jiwa yang lama, menghidupkan semua yang telah hilang.
Aku tahu seharusnya aku mempercayai itu semua telah terjadi pada kehidupanku, waktu yang berharga yang kita habiskan semua itu kini telah menjadi kenangan-kenangan yang menyakitkan setiap aku mengingatnya lagi. bagaimanapun itu membawa luka di dalam ini hati, harus mempercayai itu adalah memang benar kau tidak ada lagi disini di kota ini di tempat kita sama-sama mengeluh tentang harapan dan kesakitan. Harus menjadi kuat untuk menahan ini semua.
Pada malam-malam ini terasa lama, aku harus menjadi kuat, tidak ada lagi kesakitan, aku akan terbang tinggi menggapai semua mimpi yang lama yang hilang yang kita buat bersama. Aku ingat dari pesan-pesanmu adalah sebab aku masih bertahan untuk kuat menjalani semuanya. menjalani semua takdir yang telah Tuhan tuliskan untukku dan aku harus bisa menjalani apapun kehendaknya.
Burung-burung sudah bangun dan langit mulai terang, aku memaksa diriku untuk bergerak. Saat aku berdiri aku mendengar derap langkah kaki seperti sosok yang aku kenal, kau kah itu seseorang yang telah lama aku kenal tapi bagaimana mungkin dia bisa hidup kembali setelah aku melihatnya jelas tertimbun oleh tanah-tanah yang berjatuhan. Dia duduk di belakang rumah dekat pinggir kolam renang, sayang apa yang kau lakukan disini? Ada masalah apa? aku melemparkan diriku ke pelukannya dan mulai menangis, seakan-akan aku tenggelam dalam kedukaan.
Namun saat aku berusaha mendekatinya dia hanya diam tanpa bicara dan saat aku ingin memeluknya bayangan itu tiba-tiba menghilang. hilang entah kemana. Karena aku terlalu banyak memikirkanmu mungkin kau datang untuk melihatku lagi. Aku menghela nafas yang panjang, kuharap aku bisa bertemu denganmu dan bisa bercerita padamu tentang semua keluh kesah saat kau tidak ada lagi disini.
Aku ingin melihatmu tersenyum kepadaku, mengisi hari-hari ku yang kosong disini tanpa kamu, ah mengapa aku masih berharap angan-angan yang tak mungkin terjadi lagi. Tuhan tak akan menghidupkan sesuatu yang mati dan dia juga pasti telah bahagia disana. Aku harus menjadi kuat di dunia ini.
Semua telah menjadi benar apa yang dulu kau katakan, ingatanku juga menjadi memudar dengan berlalu nya waktu. ketakutan yang tidak di ketahui menutupi apa yang dilihat oleh kenyataan, kau datang kedalam duniaku, membawakan mimpi-mimpi baru yang tidak dilihat oleh mataku. mencoba untuk mengerti tidak ingin kehilangan apa yang kita punya, kita membuat mimpi tetapi Tuhan dengan mudahnya mematahkannya menjadi kepingan bagai serpihan kaca yang jatuh berhamburan. Jalan terbaik untuk tinggal disini adalah mempercayai mana yang kebenaran dan kepalsuan. Aku ingin membebaskan jiwaku pergi untuk menuju pencarian kebahagianku yang Tuhan telah renggut mencoba mencari serpihan-serpihan yang telah hilang.
lihat siapa aku, mengistirahatkan diri untuk mencapai permukaan, meraih dengan tangan yang berlumuran darah, membiarkan semua orang dapat melihat ku bagaimana kuat nya aku mampu bertahan dengan kegilaan dunia ini, membebaskan pikiranku dan aku akan menemukan sebuah jalan untuk kembali dalam dunia ini yang akan berakhir suatu saat nanti.
