Apa jadinya jika game Pokémon menjadi nyata, tapi dengan binatang asli dunia kita, dari masa lalu hingga sekarang, berlatar di tengah Kota Seribu Sungai?
Lensa Satwa: Petualangan Summoner di Kota Seribu Sungai adalah novel RPG Indonesia yang menggabungkan kehidupan sehari-hari (slice of life) yang penuh tawa dengan cerita petualangan fantasy yang mendebarkan. Kisah ini mengikuti perjalanan tiga pemuda di Banjarmasin modern yang hidupnya berubah drastis setelah menemukan artefak kuno berkekuatan misterius.
Lev Ryley, mahasiswa fotografi yang kikuk di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), menemukan kamera polaroid tua yang bisa "menangkap" esensi satwa liar—dari Bekantan yang lincah hingga makhluk purbakala—dan mengubahnya menjadi summon binatang nyata yang setia.
Vania Larasati, sahabat Lev yang tomboi dan pemberani, memiliki gelang batu warisan keluarga yang memungkinkannya mengendalikan summon dengan kekuatan fisik yang luar biasa.
Dan Anatasya, ahli biologi muda yang cerdas, menggunakan liontin warisan keluarga untuk menganalisis dan memperkuat ikatan dengan summon mereka.
Bersama-sama, mereka membentuk trio summoner modern yang canggung namun bertekad. Petualangan Lev Ryley, Vania Larasati dan Anatasya dimulai dari kekacauan mengendalikan summon pertama mereka di area pasar terapung yang ramai, hingga menjelajahi hutan rawa gambut dan kedalaman Sungai Barito untuk menemukan summon legendaris.
Novel ini menghadirkan kisah summoner dengan bumbu komedi yang kental, interaksi sosial yang hangat, dan tantangan nyata. Mereka harus menghadapi rival sombong di kampus, melindungi masyarakat lokal dari summoner jahat yang menyalahgunakan kekuatan mereka, dan akhirnya, menggagalkan rencana organisasi misterius yang ingin mengendalikan keseimbangan alam.
Dengan total 35 bab yang penuh aksi, emosi, dan fakta menarik tentang binatang di dunia nyata—khususnya fauna khas Kalimantan—Lensa Satwa menawarkan bacaan ringan namun memuaskan yang akan membawa Anda ke dalam dunia di mana alam liar hanya berjarak satu jepretan kamera saja. Siapkah Anda bergabung dalam ekspedisi mereka di tanah Borneo?
