Malam di Puruk Cahu terasa lebih dingin dari biasanya, namun suasana di dalam rumah Muhammad Hifni justru menghangat—atau lebih tepatnya, sedikit memanas. Di atas meja bufet yang biasanya hanya berisi tumpukan majalah dan Al-Qur’an, kini telah bertengger sebuah akuarium kaca berukuran 60 cm.
"Khalisah, step back, please! Jangan terlalu dekat, nanti airnya tumpah ke karpet," tegur Rina Rufida. Sebagai seorang guru Bahasa Inggris, insting mengajar Rina seringkali terbawa ke rumah, lengkap dengan penggunaan istilah-istilah asing yang kadang membuat Hifni hanya bisa mengangguk pasrah.
Khalisah Salsabilla, bocah enam tahun itu, sama sekali tidak bergeming. Matanya terpaku pada butiran-butiran pelet merah yang mengapung di permukaan air. "Bunda, He is hungry. Lihat, mulutnya buka-tutup seperti sedang mengaji," sahut Khalisah polos.
Rina mendekat, hidungnya mengendus udara. "Ya ampun, Khalisah... This smell! Bau pelet ikan ini sangat kuat. Bunda baru saja mengepel lantai dengan aroma lavender, sekarang malah baunya seperti pasar ikan tradisional."
Hifni, yang baru saja selesai melaksanakan shalat Isya di masjid dekat kantor pemerintahan, masuk ke rumah dengan wajah cerah. "Bagaimana, anggota keluarga baru kita sudah nyaman di rumah dinas?" candanya sambil menepuk pundak istrinya.
"Ayah, tolong ya," protes Rina sambil menunjukkan jari telunjuknya yang terkena serbuk pakan ikan. "Ini bau amisnya susah hilang. Kalau besok di kelas Bunda mengajar Present Continuous Tense dan murid-murid mencium bau ikan, mereka akan mengira Bunda baru saja berjualan di pelabuhan!"
Hifni tertawa kecil. "Itu namanya aroma kasih sayang, Bunda. Dalam Islam, memberi makan hewan itu sedekah. Fi kulli kabidin rathbatin ajrun, pada setiap makhluk yang memiliki hati yang basah (hidup) terdapat pahala."
"Tapi sedekahnya tidak harus membuat ruang tamu kita jadi amis, kan?" Rina membalas sambil tersenyum tipis, meski ia tetap mengambilkan handuk kecil untuk Khalisah.
Masalah sebenarnya muncul saat Si Belang, kucing liar penghuni tetap kompleks perumahan mereka, tiba-tiba melompat ke jendela. Si Belang adalah kucing oranye yang terkenal preman di Puruk Cahu. Matanya yang kuning tajam langsung tertuju pada Ikan Mas Koki milik Khalisah yang berenang lambat.
"Ayah! Si Belang mau makan Bubbles!" teriak Khalisah panik, menunjuk ke arah jendela.
Si Belang mengeong keras, suaranya serak seolah sedang bernegosiasi minta jatah preman. Ia menggaruk-garuk kaca jendela dengan penuh nafsu. Inilah tantangan terbesar bagi setiap pemilik ikan yang tinggal di lingkungan pecinta kucing: menjaga agar akuarium tidak berubah menjadi mangkuk sereal bagi predator lokal.
"Nah, ini dia ujian kesabaran," gumam Hifni. "Bunda, sepertinya kita harus pakai strategi PNS. Kita butuh 'pagar pengaman' untuk akuarium ini. Besok Ayah akan cari tutup akuarium yang paling kuat, yang bahkan kucing paling lapar pun tidak bisa membukanya."
Rina menggelengkan kepala melihat tingkah suami dan anaknya. "Oke, tapi satu syarat. No more smells! Masukkan pelet itu ke dalam toples kedap udara. Dan Khalisah, remember your promise, tugas memberi makan adalah tugasmu, tapi cuci tangan harus pakai sabun setelahnya.
"Siap, Bunda Guru!" seru Khalisah semangat.
Malam itu, di bawah pendar lampu LED akuarium yang kebiruan, keluarga kecil itu berkumpul. Hifni mulai membacakan sedikit buku panduan memelihara ikan, sementara Rina sesekali mengoreksi pelafalan istilah-istilah teknis dalam bahasa Inggris. Mereka tidak menyadari bahwa di belahan lain Puruk Cahu, keluarga Nadira Asfia juga sedang sibuk mengurus ikan Cupang dengan cara yang jauh lebih puitis—dan pertemuan dua gaya hidup ini akan segera terjadi di sekolah Khalisah besok pagi.
Tips bagi Pemilik Ikan & Kucing (SEO Friendly):
Jika Anda memiliki kucing seperti Si Belang di rumah, sangat disarankan untuk menggunakan Akuarium dengan Tutup Pengunci agar aman dari jangkauan cakar kucing. Pastikan juga meletakkan akuarium di tempat yang tidak bisa dipanjat oleh kucing untuk menghindari risiko pecah. Menjaga kebersihan air adalah kunci agar rumah tetap wangi meski memelihara hewan peliharaan.
