Terjebak macet atau masih berada di transportasi umum saat azan Magrib berkumandang adalah tantangan harian bagi para commuter di kota besar. Sering kali, pilihannya jatuh pada gorengan pinggir jalan atau minuman kemasan yang tinggi gula. Padahal, membawa bekal buka puasa praktis bisa menjadi kunci agar tubuh tidak lemas dan pencernaan tetap terjaga.
Membawa bekal sendiri menjamin kebersihan dan kualitas nutrisi. Berdasarkan tips dari Dinas Kesehatan, berikut adalah ide bekal sehat yang mudah dibawa dan tidak berantakan:
1. "Energy Balls" Kurma dan Kacang
Camilan ini tidak memerlukan ruang besar dan sangat padat energi.
Cara: Haluskan kurma, campur dengan kacang almond atau mente cincang, lalu bulatkan kecil-kecil.
Keunggulan: Kaya protein dan serat, memberikan rasa kenyang instan tanpa efek sugar crash.
2. Sandwich Gandum Isi Telur dan Alpukat
Sandwich adalah makanan perjalanan yang paling rapi. Gunakan roti gandum utuh untuk energi tahan lama.
Isian: Telur rebus iris dan olesan alpukat (lemak sehat). Hindari penggunaan mayones berlebih agar tidak cepat basi di suhu ruang
3. Jus Buah dan Sayur dalam Termos
Jika Anda kesulitan mengunyah saat di kereta atau bus, bekal cair adalah solusinya. Campuran apel, wortel, dan sedikit jahe dalam termos es akan tetap segar hingga Magrib. Jahe membantu menenangkan lambung yang kosong seharian.
4. Trail Mix (Campuran Biji-bijian & Buah Kering)
Siapkan wadah kecil berisi campuran kismis, kacang kedelai sangrai, dan kuaci. Ini adalah takjil darurat yang jauh lebih baik daripada keripik atau biskuit kalengan.
5. Infused Water Jeruk Nipis dan Kurma
Selain air putih, bawalah infused water. Rendaman kurma dalam air (Air Nabeez) adalah minuman sunnah yang kaya elektrolit untuk menghidrasi tubuh secara optimal di tengah kepengapan perjalanan.
Tips Membawa Bekal untuk Commuter:
Gunakan Wadah Kedap Udara: Pastikan wadah tidak bocor untuk menjaga tas Anda tetap bersih.
Perhatikan Suhu: Jika membawa protein hewani seperti ayam, pastikan sudah dimasak matang sempurna agar tidak mudah rusak karena suhu udara perjalanan yang panas.
Manajemen Waktu: Menurut ulasan di Liputan6 Health, sebaiknya segera minum air putih dan makan sedikit takjil saat azan, lalu lanjutkan makan berat setelah sampai di rumah atau tempat tujuan.
