Panel 1: (Halaman Penuh)
Gambar: Gua bergetar hebat. Debu dan kerikil berjatuhan dari langit-langit. Di latar belakang, pintu masuk gua tertutup oleh reruntuhan batu besar. Lyra mundur dengan terkejut, sementara Ethan menatapnya dengan marah, tangannya masih berdarah.
Lyra: "Apa... apa yang terjadi?"
Ethan (menggeram): "Kau mengkhianatiku, dan sekarang kita terjebak!"
Panel 2:
Gambar: Lyra mengangkat belati beracunnya, bersiap untuk menyerang lagi. Tapi matanya melebar saat dia melihat sesuatu di belakang Ethan.
Lyra (berteriak, suaranya dipenuhi ketakutan): "Di belakangmu!"
Panel 3:
Gambar: Dari kegelapan gua yang lebih dalam, sepasang mata merah menyala muncul. Makhluk raksasa berambut hitam yang terlihat di akhir bab sebelumnya melangkah maju. Makhluk itu memegang panah Lyra dan memakai pakaian robek milik salah satu anggota kelompok Lyra.
Efek Suara: GRRRR...
Panel 4:
Gambar: Ethan berbalik, matanya membelalak saat melihat makhluk itu. Makhluk itu terlihat seperti manusia serigala yang mengerikan, tetapi dengan kulit yang kasar dan mata yang memancarkan kebencian.
Lyra (berbisik, gemetar): "Itu... Pemburu Pemain."
Panel 5:
Gambar: Makhluk itu mengayunkan panah Lyra. Panah itu berubah menjadi tombak yang berapi-api.
Efek Suara: Swoosh!
Panel 6:
Gambar: Ethan melompat ke samping, menghindari serangan. Ia meraih kapak batunya dan melemparkannya ke makhluk itu.
Efek Suara: CLANG!
Ethan (monolog batin): "Sial... Kekuatannya terlalu besar. Panahnya juga... Lyra!"
Panel 7:
Gambar: Ethan melihat ke Lyra. Lyra hanya berdiri membeku, ketakutan.
Ethan (berteriak): "LYRA! Kenapa kau membeku?! Tembak dia!"
Panel 8:
Gambar: Lyra mencoba menembakkan panahnya, tapi tangannya gemetar. Kekuatannya telah hilang.
Lyra (monolog batin): "Tidak... Panahku... dia mengambil kekuatan panahku... dia adalah Pengambil."
Panel 9:
Gambar: Makhluk itu mengayunkan tombak berapi-apinya ke arah Ethan. Ethan terlempar dan menabrak dinding gua. Ia merasa sakit yang luar biasa.
Ethan (terengah-engah, berpikir): "Aku bukan yang terkuat. Aku bahkan bukan yang terpintar... Tapi aku bisa mencuri kekuatan!"
Panel 10:
Gambar: Ethan melihat Lyra, lalu ke monster itu. Ia melihat tanda di tangannya menyerap kekuatan dari kapak yang terlempar di dekat monster itu. Kekuatan itu bukan hanya kekuatan serangan, tetapi juga pertahanan dan insting bertahan hidup.
Ethan (monolog batin): "Jadi begitu... Aku bisa menyerap kekuatan, dan dia bisa mengambil kekuatan... Kita sama!"
Panel 11:
Gambar: Ethan berdiri tegak, matanya penuh tekad. Ia merasakan kekuatan dan energi dari kapak yang diserapnya.
Ethan (monolog batin): "Tetapi aku tidak akan seperti dia! Aku akan bertahan hidup!"
Panel 12: (Halaman Penuh, Penuh Harapan dan Aksi)
Gambar: Ethan berlari ke arah Lyra, memegang kapaknya dengan erat. Lyra terkejut. Di belakang mereka, monster itu mengangkat tombak berapi-apinya. Ethan berdiri di depan Lyra, melindunginya.
Ethan (berteriak): "Sini kau! Aku tidak akan lari lagi! Aku akan melindunginya! Meskipun dia berkhianat, aku akan melindunginya, karena aku tidak akan menjadi seperti monster itu! Aku akan menjadi Vessel yang lebih baik!"
Vessel of the Void: The Scavenger's Ascension - to be Continued
#Webtoon #Webcomic #manga #Fantasy #Action, #Adventure #RPG #Isekai #System #Underdog #Survival.
Channel My Journey Before I Die On WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb5nwBR1NCrVXt4R8z3z
