Mereka kembali ke pondok kayu dengan kristal di tangan. Kristal itu memancarkan aura dingin, tetapi tidak membekukan. Sebaliknya, ia memancarkan energi yang aneh. Vania, yang memiliki pemahaman teoritis tentang 'Sistem', mencoba untuk menganalisisnya.
"Aku tidak bisa mendefinisikannya," gumam Vania. "Ini bukan item biasa. Kekuatan di dalamnya... terasa seperti kekuatan yang menggerakkan sistem itu sendiri."
"Jadi, kita bisa menggunakannya?" tanya Cindy, matanya berbinar.
"Tidak semudah itu," jawab Vania. "Kekuatan ini terlalu mentah. Kita harus memurnikannya. Dan aku tahu di mana kita bisa melakukannya."
Vania menunjuk sebuah titik di peta yang jauh, di jantung Siberia. Sebuah gunung es raksasa yang belum pernah dijelajahi oleh siapa pun. "Di sana ada sebuah Kawah Emas, tempat di mana energi paling murni dari sistem ini berada. Jika kita bisa mencapai tempat itu, kita bisa memurnikan kristal ini dan mungkin… mengubahnya menjadi sesuatu yang luar biasa."
"Tapi tempat itu penuh dengan monster yang kuat," Andriy memperingatkan. "Banyak tim yang mencoba dan tidak pernah kembali."
"Itulah mengapa kita akan menjadi tim pertama yang berhasil," Lev menyatakan dengan tegas. "Kita sudah sampai sejauh ini, kita tidak akan berhenti sekarang."
Di tengah perjalanan mereka menuju Kawah Emas, mereka menemukan desa-desa yang hancur. Bukan oleh monster, tetapi oleh orang-orang. Tim lain, yang juga berusaha naik level, saling bertarung untuk mendapatkan sumber daya. Di dunia tanpa sihir ini, kemanusiaan menunjukkan sisi terburuknya.
Suatu malam, mereka disergap oleh sekelompok bandit yang mengenakan lambang tim 'Serigala Hitam'. Pemimpin mereka adalah seorang pejuang dengan kapak ganda yang terlihat kuat. Level mereka berkisar antara 20 hingga 25.
"Serahkan semua itemmu, atau kami akan menghancurkanmu!" teriak pemimpin bandit itu.
Lev melangkah maju. "Kami tidak mencari masalah. Pergilah."
"Cih, sok jagoan," cibir pemimpin bandit. "Hajar mereka!"
Pertarungan pun pecah. Tim Lev yang sudah terbiasa bekerja sama, beraksi dengan mulus. Lev berhadapan langsung dengan pemimpin bandit, pedang mereka beradu dengan keras. Andriy, dari jarak jauh, menjatuhkan para pemanah bandit. Anatasya bergerak cepat dan senyap, menebas leher para penyerang dari belakang. Cindy menjadi benteng kokoh yang menangkis serangan, sementara Vania mengamati dan memberikan arahan.
Namun, pemimpin bandit itu lebih kuat dari yang mereka duga. Levelnya 28, dan dia memiliki serangan yang mematikan. Dia berhasil melukai Lev, membuat Lev terhuyung-huyung.
"Sekarang! Tamat riwayatmu!" teriak pemimpin bandit.
Tapi Lev dan teman-temannya bekerja sama dengan baik kemudian mereka bisa mengalah pemimpin Bandit itu.
