Keluarga Al-Fatih:
Ayah: Haris (40-an), seorang insinyur IT yang lucu dan penyayang, asal Indonesia.
Ibu: Aisyah (40-an), pemilik katering masakan Indonesia yang sukses di London, berjiwa sosial tinggi.
Anak Sulung: Zoya (18), mahasiswi seni yang kreatif dan sedikit cuek, tapi taat.
Anak Kedua: Zayn (16), jago sepak bola, bercita-cita main untuk MU, kadang tengil.
Anak Ketiga: Hana (10), si cerdas yang kritis, suka melontarkan pertanyaan polos tapi mendalam.
Anak Bungsu: Adam (8), polos dan menggemaskan, paling semangat kalau nonton MU.
Sinopsis Novel "Hijrah Hati di London"
Novel ini mengisahkan kehidupan keluarga Muslim Al-Fatih—Haris, Aisyah, dan keempat anaknya (Zoya, Zayn, Hana, Adam)—yang memilih London sebagai rumah mereka. Di tengah hiruk pikuk kota multikultural Brent, keluarga ini berjuang menyeimbangkan nilai-nilai keislaman, tradisi Indonesia, dan tuntutan hidup di Barat.
Haris, sang ayah, adalah insinyur IT kocak yang bersama Zayn, putra remajanya yang bercita-cita menjadi pemain profesional, memiliki satu obsesi besar: Manchester United. Setiap akhir pekan adalah "hari sakral" di mana ruang tamu mereka berubah menjadi stadion mini penuh jersey merah, camilan Indonesia, dan teriakan semangat khas fans Liga Inggris. Ibu Aisyah, dengan katering halalnya yang sukses, menjadi jangkar keluarga yang bijaksana, menghadapi prasangka sosial dengan senyum dan masakan lezat.
Melalui 25 bab yang sarat komedi ringan, tantangan identitas di kampus seni Zoya, kecerdasan polos Hana, dan kepolosan Adam, pembaca diajak menyelami suka duka keluarga ekspat. Mereka menghadapi insiden mobil mogok di depan Big Ben, dilema jersey hilang sebelum match, hingga momen haru saat membantu tetangga lansia.
Lebih dari sekadar kisah sepak bola dan kehidupan di Inggris, novel ini adalah perjalanan inspiratif tentang bagaimana keluarga Al-Fatih menerapkan nilai-nilai Islam—tolong-menolong, kesabaran, dan tawakal—dalam konteks modern London. Mereka membuktikan bahwa di manapun berada, kebahagiaan sejati bersumber dari kebersamaan keluarga dan keyakinan, sambil tetap setia mendukung Setan Merah! Novel ini cocok untuk semua kalangan yang menyukai kisah keluarga hangat, komedi, dan tentunya, para pecinta sepak bola Liga Inggris.
