Malam itu, setelah Antoine pulang, Emily merasa hatinya dipenuhi perasaan hangat yang sudah lama ia lupakan. Ia memandang langit malam Paris dari jendelanya, melihat bintang-bintang berkelip di antara gemerlap lampu kota. Ia mengambil buku catatan Adam, membukanya, dan membaca kembali kalimat-kalimat yang penuh cinta. Perjalanan healing di Paris telah membawanya jauh, dari duka yang dalam menuju harapan yang mulai mekar.
Ia meraih ponselnya dan menelepon ibunya. Sudah lama sekali ia tidak berbicara dengan ibunya, karena ia merasa terlalu malu untuk mengakui bahwa ia masih berduka. Tetapi sekarang, ia merasa berbeda. Ia merasa kuat, dan ia merasa siap untuk berbagi ceritanya. Mengatasi duka setelah kehilangan juga berarti membiarkan orang-orang yang kita cintai masuk kembali ke dalam hidup kita.
Percakapan dengan ibunya berjalan dengan baik. Emily menceritakan segalanya: surat-surat Adam, perjalanan ke Paris, pertemuan dengan Antoine, dan pameran lukisannya di jendela. Ibunya mendengarkan dengan sabar, dan di akhir percakapan, ia berkata, "Adam pasti sangat bangga padamu, Emily. Kami semua bangga padamu." Kata-kata itu sangat menghibur Emily. Ia merasa beban yang selama ini ia pikul perlahan-lahan menghilang.
Emily menutup telepon dengan perasaan damai. Ia melihat kembali ke langit malam, dan ia merasa Adam ada di sana, di antara bintang-bintang, tersenyum padanya. Novel tentang duka yang ia tulis kini tidak hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang kekuatan cinta yang bisa menyatukan kembali keluarga. Ia menyadari, cara move on setelah ditinggal suami tidak berarti melupakan, tetapi menemukan cara baru untuk mencintai dan dikenang, dan dalam kasusnya, ia menemukan cara untuk berbagi cinta dan kenangan itu dengan orang-orang yang paling penting dalam hidupnya.
Emily merasa siap untuk babak selanjutnya. Ia siap untuk terus melukis, terus mengenang, dan terus berjalan. Ia akan hidup, seperti yang Adam inginkan. Ia akan menulis kisah barunya, dengan cinta Adam yang abadi di dalam hatinya, dan dukungan dari orang-orang yang ia cintai.
