Kael, Lyra, dan Brokk berdiri di ambang pintu masuk ruangan suci, menyaksikan Lord Malakor yang masih berdiri di depan altar, menyerap kekuatan Heart of the Sanctuary. Elara, adiknya, masih berada di sampingnya, tatapan kosong di matanya mencerminkan jiwa yang terperangkap dalam kegelapan. Gema dari kartu Elara di tangan Kael tidak lagi terasa sakit, tetapi terasa netral, seolah-olah ia telah melepaskan cengkeramannya pada jiwa Elara, namun tetap tidak berdaya untuk membebaskannya.
"Ini adalah ujian puncak kita," bisik Kael. "Malakor telah mengikatkan jiwanya pada Heart of the Sanctuary. Kita tidak bisa hanya menyerangnya. Kita harus memutus ikatan itu, dan membebaskan Elara."
Lyra mengangguk. "Sihirku terlalu lemah di sini, Kael. Kegelapan Malakor menyerapnya. Tapi aku bisa menggunakan sihirku untuk menyalurkan gema yang kau miliki."
"Begitu juga aku," kata Brokk, mengambil kapaknya. "Aku akan menggunakan kekuatan fisikku untuk mengalihkan perhatian Malakor. Aku akan menjadi targetnya. Lyra, kau salurkan gema, dan Kael, kau gunakan gema itu untuk memutus ikatan."
"Ini adalah rencana yang berbahaya," kata Kael. "Kita tidak tahu apa yang bisa terjadi."
"Kita tidak punya pilihan," jawab Lyra. "Ini adalah satu-satunya kesempatan kita."
Brokk mengangguk setuju. "Kita akan melakukannya bersama."
Brokk menyerang lebih dulu. Dengan teriakan yang menggema, ia melompat ke arah Malakor, mengayunkan kapaknya. Malakor, yang terkejut, melontarkan serangan sihir kegelapan ke arah Brokk. Brokk, dengan kekuatannya, berhasil menahan serangan itu, tetapi ia terlempar ke belakang.
"Brokk!" teriak Kael dan Lyra.
"Aku baik-baik saja!" raung Brokk, bangkit berdiri. "Teruslah menyerang!"
Lyra mulai menyalurkan sihirnya, memfokuskan energinya ke arah Kael. Kael, dengan kekuatan gema jiwa yang baru, menerima energi itu. Ia bisa merasakan gema Lyra, gema dari alam, gema dari hutan, mengalir ke dalam dirinya. Gema itu menyatu dengan gema jiwanya sendiri, menciptakan energi yang kuat dan murni.
Kael mengarahkan gema itu ke arah Heart of the Sanctuary. Gema itu tidak menyerang Malakor, tetapi menyentuh jiwa Elara. Kael bisa merasakan gema Elara, gema yang telah lama ia kenal, kini kembali. Ia bisa mendengar suara Elara, suara yang penuh dengan harapan.
"Kakak..." bisik suara Elara. "Aku... merindukanmu..."
Malakor, yang merasa energinya melemah, menjadi marah. "Apa yang kau lakukan?!" teriaknya. "Kau tidak bisa memutus ikatan ini!"
Kael terus memfokuskan gema jiwanya, mengalirkan energi ke arah Elara. Ia bisa merasakan ikatan antara Elara dan Malakor melemah. Elara, yang tadinya seperti boneka, kini mulai bergerak, matanya yang kosong mulai kembali berisi.
Malakor meluncurkan serangan sihir yang kuat ke arah Kael, tetapi Lyra bergerak cepat, menciptakan perisai sihir di depan Kael. Perisai itu bergetar, tetapi berhasil menahan serangan itu.
"Lyra!" teriak Kael. "Cepat!"
Lyra, yang merasa sihirnya semakin lemah, terus menyalurkan energi. Kael, dengan gema yang semakin kuat, memfokuskan gema jiwanya ke arah Heart of the Sanctuary dan Elara.
Dengan kekuatan penuh, Kael melepaskan gema jiwanya. Gema itu menyentuh Heart of the Sanctuary, dan sebuah ledakan energi terjadi. Ikatan antara Malakor dan Elara putus. Elara jatuh lemas ke tanah, dan Heart of the Sanctuary bersinar terang, namun kini tidak lagi terkontaminasi oleh kegelapan.
Malakor, yang energinya melemah, melarikan diri, tetapi ia meninggalkan jejak kegelapan yang panjang. Kael, Lyra, dan Brokk kelelahan, tetapi mereka berhasil. Mereka telah membebaskan Elara, dan mengalahkan Malakor. Tetapi mereka tahu, pertempuran belum berakhir. Kekuatan gelap masih ada di luar sana, dan mereka harus mencari cara untuk menghentikannya.
Dengan Elara yang aman, aliansi mereka kini semakin kuat. Mereka tidak lagi hanya Human, Fae, dan Neander, tetapi juga teman, bersatu dalam tujuan yang sama. Mereka tahu bahwa perjalanan mereka belum selesai, tetapi mereka tidak takut. Mereka memiliki gema jiwa yang baru, dan kekuatan pemaafan yang akan membimbing mereka menuju kedamaian.
Dapatkan novel fantasi Deck Heroes Legacy dan ikuti petualangan epik Kael dan kawan-kawan setiap minggunya! Jangan lewatkan kisah seru, konflik mendalam, dan intrik antar fraksi yang akan membawa Anda ke dunia yang penuh sihir dan bahaya. [Link Pre-Order / Baca Sekarang].
