Urutan Makan Saat Buka Puasa yang Benar Menurut Ahli Gizi, Hindari Perut Begah!
Banyak dari kita yang merasa sangat lapar saat azan Magrib tiba, lalu langsung menyantap nasi padang atau gorengan dalam jumlah besar. Akibatnya? Perut terasa begah, mengantuk, dan malas menunaikan salat Tarawih. Mengikuti urutan makan buka puasa yang benar sangat penting agar sistem pencernaan tidak kaget setelah beristirahat selama 13 jam.
Menurut pakar gizi dari Layanan Kesehatan RSUP Dr. Sardjito, makan secara bertahap adalah kunci metabolisme yang optimal.
Tahapan Makan Buka Puasa yang Ideal:
1. Rehidrasi dengan Air Putih (Suhu Ruang)
Mulailah dengan segelas air putih. Hindari air es yang terlalu dingin karena dapat memicu kontraksi lambung secara mendadak. Air putih membantu mengencerkan asam lambung yang terkumpul selama berpuasa.
2. Konsumsi Karbohidrat Sederhana Alami (Takjil)
Makanlah 1-3 butir kurma atau buah segar. Kurma mengandung serat dan gula alami yang cepat diserap tubuh untuk mengembalikan energi tanpa menyebabkan lonjakan insulin yang ekstrem seperti sirup atau biskuit manis.
3. Jeda Salat Magrib (Penting!)
Berikan jeda sekitar 15-20 menit dengan melaksanakan salat Magrib terlebih dahulu. Jeda ini memberi waktu bagi otak untuk menerima sinyal "kenyang" dari lambung, sehingga Anda tidak akan makan berlebihan pada tahap berikutnya.
4. Makanan Berat dengan Gizi Seimbang
Setelah salat, barulah konsumsi makanan berat. Pastikan piring Anda mengandung:
Karbohidrat Kompleks: Nasi merah, ubi, atau oat (agar kenyang lebih lama).
Protein: Ayam, ikan, atau tempe.
Serat: Sayuran hijau yang tidak terlalu pedas atau asam.
5. Hindari Minum Terlalu Banyak Saat Makan
Minum terlalu banyak air di sela-sela makan berat dapat mengencerkan enzim pencernaan. Sebaiknya minum 30 menit sebelum atau sesudah makan berat.
Kenapa Urutan Ini Penting?
Berdasarkan ulasan di Halodoc, makan dengan urutan yang salah—terutama langsung makan lemak tinggi—dapat menyebabkan GERD (asam lambung naik) dan penumpukan lemak yang memicu kenaikan berat badan meski sedang berpuasa.
