Bulan Februari 2026 tiba dengan membawa keceriaan ganda di rumah keluarga Hifni. Selain karena aroma Ramadhan yang mulai tercium dari pengajian-pengajian di masjid, Khalisah Salsabilla resmi menginjak usia 6 tahun. Sebagai kado ulang tahun, Hifni—dengan berat hati dan kalkulasi anggaran PNS yang ketat—akhirnya membelikan sebuah kandang lipat dan kalung kucing berwarna merah muda dengan lonceng kecil yang berbunyi cring-cring setiap kali Khalisah berlari.
"Ini baru kalungnya, Dek. Kucingnya ya tetap Si Belang yang sering lewat itu. Ayah belum siap kalau harus beli kucing yang harganya setara tunjangan kinerja Ayah sebulan," ujar Hifni sambil memasang kalung itu ke leher Si Belang yang sedang asyik menjilati kakinya di teras.
Si Belang, kucing kampung yang memiliki mental "penguasa kompleks", hanya mengeong sekali seolah berkata, "Oke, saya terima sogokan ini."
Di sebelah rumah, drg. Dina juga sedang sibuk. Sebagai dokter gigi yang perfeksionis, ia sudah menyiapkan "Ramadhan Kit" untuk Naura. Ada kalender interaktif dengan stiker bintang, sikat gigi khusus anak dengan tema kucing, dan tentu saja, Snowy yang baru saja pulang dari grooming di pet shop mewah.
"Naura, nanti kalau sudah masuk bulan puasa, kita belajar bangun subuh ya. Snowy juga akan Bunda kasih makan lebih awal supaya kita bisa sahur bareng," kata Dina lembut sambil memeriksa jadwal praktiknya di Klinik Gigi terdekat.
Suatu sore, kedua keluarga ini bertemu di depan rumah saat sedang menyiram tanaman. Rina Rufida, yang baru saja pulang mengajar dengan tas penuh lembar jawaban murid, menyapa Dina.
"Hi, Dina! How's the preparation for fasting month? Sudah siap mental menghadapi Naura yang mungkin bakal lemas di hari pertama?" tanya Rina dengan gaya code-switching khasnya.
Dina tertawa sambil mengelap kacamata. "Aduh Mbak Rina, jujur saya lebih khawatir sama Snowy. Naura bersikeras mau Snowy ikut puasa juga. Katanya kasihan kalau Naura lapar tapi Snowy makan di depannya."
Hifni yang sedang mencuci mobil dinasnya (yang selalu ia jaga kebersihannya lebih dari apapun) ikut menimpali, "Itu masih mending, Bu Dokter. Khalisah semalam tanya ke saya, 'Ayah, kalau Si Belang makan tikus siang-siang, puasanya batal nggak?'. Saya bingung mau jawab apa secara regulasi per-kucingan."
Gelak tawa pecah di antara mereka. Namun, suasana komedi itu berubah menjadi "diplomasi serius" saat kedua anak mereka, Khalisah dan Naura, keluar membawa ide besar.
"Ayah, Bunda, Tante Dina! Kami sudah sepakat!" seru Khalisah sambil memegang tangan Naura.
"Sepakat apa, Sweetheart?" tanya Rina penasaran.
"Kami mau buat 'Pasukan Meong Ramadhan'!" jawab Naura penuh semangat. "Jadi, setiap sore sebelum buka puasa, kita mau keliling kompleks kasih makan kucing-kucing jalanan. Snowy yang jadi ketuanya, dan Si Belang jadi wakilnya karena dia tahu jalanan."
Hifni menghentikan aktivitas menyiramnya. Ia membayangkan dirinya, seorang PNS yang harus menjaga wibawa, berjalan keliling kompleks mengawal dua anak kecil dan dua kucing (yang satu pakai tas astronot, yang satu kucing kampung preman) untuk membagikan makanan kucing.
"Dek, itu namanya 'Ngabuburit', bukan patroli keamanan," koreksi Hifni.
"Tapi kan bagus, Yah. Kata Bu Guru di sekolah, berbagi itu indah. Sharing is caring, kan Bun?" Khalisah menatap Rina dengan mata bulatnya yang menggemaskan.
Rina menoleh ke Hifni dengan senyum kemenangan. "Tuh, Yah. Anak kita sudah paham esensi sedekah di bulan Ramadhan bahkan sebelum bulannya tiba. Sebagai PNS yang melayani masyarakat, masa Ayah nggak mau melayani kucing?"
Dina pun mendukung. "Saya rasa ini ide bagus untuk melatih empati mereka. Saya bisa donasikan beberapa kaleng wet food dari klinik."
Hifni menghela napas pasrah, namun hatinya hangat. Ia melihat bagaimana nama "Salsabilla" yang sama itu kini benar-benar menjadi mata air kebaikan bagi lingkungan mereka. Persiapan Ramadhan 2026 ini terasa sangat berbeda. Bukan lagi soal menu sahur apa yang enak, tapi soal bagaimana memastikan "Pasukan Meong" ini siap beraksi tanpa membuat keributan di masjid saat Tarawih nanti.
"Oke, oke. Tapi ada syaratnya," ujar Hifni sok tegas. "Si Belang nggak boleh bawa 'oleh-oleh' tikus ke rumah selama bulan puasa. Itu melanggar aturan kebersihan rumah tangga!"
Khalisah bersorak kegirangan, sementara Si Belang hanya menguap lebar, memamerkan taringnya yang masih tersisa sisa ikan asin tadi pagi, seolah menertawakan aturan birokrasi Hifni.
Tips Untuk Pembaca di Bulan Ramadhan:
Edukasi Anak: Usia 6 tahun adalah waktu yang tepat untuk mengenalkan puasa secara bertahap (puasa dzuhur). Berikan apresiasi seperti stiker atau pujian agar mereka bersemangat.
Kesehatan Gigi: Menurut para ahli di PDGI, pastikan anak-anak tetap menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur untuk mencegah bau mulut dan gigi berlubang selama berpuasa.
Sedekah Hewan: Memberi makan hewan terlantar adalah salah satu bentuk amal jariah. Anda bisa membeli makanan kucing ekonomis untuk dibagikan saat berjalan-jalan sore atau ngabuburit.
