Ikuti petualangan Lev Ryley dalam novel bajak laut modern dengan bumbu komedi, romansa, dan persahabatan sejati. Menjelajahi lautan dari Eropa hingga Australia bersama 11 kru unik.
Setelah meninggalkan kanal-kanal romantis Venesia, The Azure Vagabond kini melaju melintasi perairan Mediterania menuju pesisir Spanyol. Suasana di atas kapal mulai terasa seperti sebuah keluarga besar yang fungsional namun kacau. Matteo dan Sienna terus berdebat tentang apakah bumbu dapur boleh disimpan di dekat kotak obat, sementara Arthur mencoba bermeditasi di tengah kebisingan.
Pelabuhan Valencia adalah gerbang masuk mereka. Lev memutuskan untuk melakukan perjalanan darat singkat menuju Madrid, mengikuti rumor tentang seorang ilmuwan gila yang menciptakan "senjata masa depan" dan seorang pemusik yang mampu menenangkan banteng yang mengamuk.
"Lev, kita ini buronan! Berjalan-jalan di ibu kota Spanyol sama saja dengan menyerahkan leher ke algojo," keluh Bastian yang kini memakai kumis palsu sebagai penyamaran.
"Jangan khawatir, Bastian! Madrid punya festival besar hari ini. Semua orang akan memakai topeng," jawab Lev Ryley dengan antusiasme yang tak terbendung.
Di sebuah bengkel bawah tanah yang pengap di sudut kota Madrid, seorang pria muda dengan rambut berantakan dan kacamata pelindung yang penuh jelaga sedang sibuk menyambungkan kabel-kabel aneh. Dia adalah Lukas Novak, seorang penemu eksentrik asal Ceko yang diusir dari universitasnya karena mencoba menciptakan mesin terbang bertenaga uap air jeruk.
"Hanya sedikit lagi... dan... BOOM!"
Sebuah ledakan kecil terjadi, melontarkan Lukas ke tumpukan besi tua. Namun, bukannya kesakitan, ia justru tertawa kegirangan. "Sempurna! Tekanan energinya stabil!"
Di luar bengkel, di tengah alun-alun kota yang ramai, suara petikan biola yang menyayat hati terdengar. Isabella Ruiz, seorang wanita Spanyol yang anggun dengan gaun merah yang melambai, sedang memainkan melodi yang begitu indah hingga burung-burung di sekitar taman berhenti terbang untuk mendengarkannya. Musiknya bukan sekadar nada; Isabella memiliki kemampuan unik untuk mempengaruhi emosi pendengarnya.
Lev dan krunya sampai di alun-alun tepat saat drama dimulai. Pasukan penjaga kota mengepung bengkel Lukas karena dianggap melakukan aktivitas berbahaya. Di saat yang sama, Isabella dituduh melakukan "sihir" karena musiknya membuat para penjaga merasa lemas dan tidak berdaya untuk bertarung.
"Tangkap pria gila itu dan penyihir biola itu!" teriak kapten penjaga.
Lev muncul dari kerumunan, berdiri di antara Lukas dan Isabella. "Hei, hei! Bukankah ini terlalu berisik untuk festival yang indah?"
Lukas mengintip dari balik tumpukan besi. "Siapa kau? Kau mau membantu eksperimenku atau hanya mau menonton aku ditangkap?"
"Aku datang untuk memberimu laboratorium yang bisa bergerak melintasi tujuh samudra," jawab Lev sambil menyeringai. Lalu ia menoleh pada Isabella. "Dan aku butuh musik yang bisa membuat kruku tetap waras saat badai datang."
Isabella tersenyum tipis, jarinya masih memetik senar biola. "Harga musikku tidak murah, Kapten."
"Bagaimana dengan kebebasan tanpa batas sebagai bayarannya?" balas Lev.
Pertempuran pecah saat para penjaga merangsek maju. Lukas mengeluarkan penemuan terbarunya: sebuah bola asap magnetik yang membuat senjata besi para penjaga saling menempel satu sama lain dalam kekacauan yang lucu. Sementara itu, Isabella memainkan tempo Presto yang cepat, memberikan semangat luar biasa pada Arthur dan Lev untuk bertarung lebih lincah.
"Ini luar biasa! Lukas, bawa semua barang rongsokanmu! Isabella, biola itu adalah tiketmu menuju ujung dunia!" teriak Lev di tengah kepulan asap magnetik.
Dengan bantuan Arthur yang membabat jalan dan Sienna yang dengan sigap memberikan pertolongan pertama pada Lukas yang sempat terkena ledakannya sendiri, mereka berhasil meloloskan diri menuju pelabuhan.
Kini, The Azure Vagabond telah memiliki Lukas Novak sebagai mekanik/penemu dan Isabella Ruiz sebagai musisi/penghibur. Kapal itu tidak lagi sepi; dentingan alat mesin Lukas dan melodi biola Isabella kini berpadu dengan deburan ombak.
"Tujuan selanjutnya, Kapten?" tanya Isabella sambil memandang matahari terbenam.
Lev menunjuk ke arah Utara, menuju hawa dingin Skandinavia. "Kita butuh seseorang yang bisa memperbaiki kapal ini jika Lukas meledakkannya lagi. Kita mencari sang Tukang Kayu Raksasa!"
Sorotan Bab Ini:
Karakter Baru: Lukas Novak (Penemu) dan Isabella Ruiz (Musisi).
Chemistry: Lukas dan Bastian mulai menjadi duo komedi karena Bastian sangat benci pada ketidakteraturan eksperimen Lukas.
Vibe: Penuh warna, musik, dan ledakan artistik.
Perjalanan semakin seru! Siap untuk menuju Norwegia dan bertemu dengan Freya Holm, sang tukang kayu yang memiliki kekuatan luar biasa di Bab 5?
