Bukan sekadar sunnah, makan kurma saat sahur punya manfaat medis luar biasa. Simak alasan mengapa kurma bisa jadi cadangan energi agar tidak lemas saat puasa.
Selama ini kurma identik dengan takjil berbuka puasa. Namun, para ahli kesehatan sangat menyarankan untuk juga mengonsumsi kurma di waktu sahur. Mengapa? Karena kurma adalah salah satu "makanan super" yang memiliki profil nutrisi paling stabil untuk mendukung metabolisme tubuh selama belasan jam ke depan.
Berikut adalah alasan medis mengapa Anda wajib menyertakan setidaknya 3 butir kurma dalam menu sahur Anda:
1. Sumber Karbohidrat Kompleks Alami
Meskipun rasanya manis, kurma memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah dibandingkan gula pasir. Kurma mengandung campuran glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang memberikan energi instan sekaligus energi cadangan yang dilepaskan secara perlahan ke aliran darah.
2. Tinggi Serat untuk Menahan Lapar
Menurut data dari USDA FoodData Central, kurma kaya akan serat larut. Serat ini akan berubah menjadi tekstur seperti gel di dalam lambung, yang memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
3. Kaya Kalium untuk Mencegah Dehidrasi
Salah satu penyebab badan lemas saat puasa adalah ketidakseimbangan elektrolit. Kurma mengandung kalium (potassium) yang tinggi. Kalium berfungsi menjaga keseimbangan cairan di dalam sel tubuh dan mencegah kram otot serta kelelahan jantung saat beraktivitas di siang hari.
4. Mengandung Zat Besi dan Magnesium
Mineral ini sangat penting untuk pembentukan sel darah merah. Mengonsumsi kurma saat sahur membantu mencegah gejala anemia seperti pusing, mata berkunang-kunang, dan wajah pucat saat berpuasa.
Cara Menikmati Kurma saat Sahur:
Makan Langsung: Konsumsi 3-5 butir kurma (jumlah ganjil sesuai sunnah).
Air Nabeez (Air Rendaman Kurma): Siapkan rendaman kurma di dalam air putih sejak malam hari. Air ini bersifat alkali yang sangat baik untuk menetralkan asam lambung.
Susu Kurma: Blender kurma dengan susu rendah lemak untuk mendapatkan asupan protein dan kalsium ekstra.
Saran Ahli Gizi: Pilih kurma yang tidak ditambahkan pemanis buatan atau sirup gula. Kurma jenis Ajwa atau Sukari sering menjadi pilihan terbaik untuk stamina karena tekstur dan kandungan mineralnya yang padat, sebagaimana dijelaskan dalam artikel kesehatan di Halodoc.
