**Prolog**
Abad ke 19.
Di kota London yang diselubungi kabut gelap, sebuah kejahatan keji terjadi di gang-gang gelap.
Seorang pria ditemukan tewas, dengan mata terbuka lebar dan ekspresi ketakutan yang membeku.
Tapi, tidak ada yang tahu bahwa kematian ini hanya permulaan dari sebuah konspirasi yang lebih besar...
Seorang wanita cantik bernama Emilia Grey anak yatim piatu yang dibesarkan oleh pamannya yang misterius di London. Dengan Penampilan Rambut hitam panjang, mata hijau, kulit putih seperti porcelain dan Kekuatan melihat masa depan melalui mimpi.
**Bab 1**
Inspektur Blackwood menemukan Emilia di tempat kejadian perkara, yaitu sebuah rumah tua yang terbakar.
Emilia terlihat syok dan tidak sadarkan diri.
Inspektur Blackwood merasa curiga, tapi juga merasa kasihan pada Emilia.
Emilia ditemukan di sebuah gang gelap di London, duduk di atas tanah dengan mata terpejam. Di sebelahnya tergeletak sebuah mayat pria yang sudah tak bernyawa.
Inspektur Blackwood tiba di tempat kejadian dan langsung mencurigai Emilia.
"Apa yang terjadi di sini?" tanyanya dengan suara keras.
Emilia membuka mata dan menatap Inspektur Blackwood dengan mata hijau yang menusuk.
"Saya... saya melihatnya," jawabnya dengan suara lembut. "Saya melihat pembunuhannya dalam mimpi."
Inspektur Blackwood mengerutkan kening.
"Mimpi? Anda mengharapkan saya percaya bahwa Anda memiliki kekuatan supernatural?"
Inspektur Blackwood mendekati Emilia, mata birunya menatap dalam-dalam ke mata hijau Emilia.
"Anda tidak akan berbicara?" tanyanya dengan suara yang lebih lembut dari sebelumnya.
Emilia hanya menggelengkan kepala dan menundukkan muka, rambut hitamnya terjatuh seperti tirai gelap.
Inspektur Blackwood merasa ada sesuatu yang tidak biasa dengan Emilia. Dia merasa tertarik, tapi juga takut kekuatan yang mungkin dimilikinya.
Tiba-tiba, Emilia mengangkat kepala dan menatap Inspektur Blackwood dengan mata yang bersinar.
"Anda juga memiliki rahasia, Inspektur," kata Emilia dengan suara yang hampir tidak terdengar.
Inspektur Blackwood mengambil langkah mundur, mata birunya terbuka lebar karena kejutan.
"Apa yang Anda maksud?" tanyanya dengan suara yang sedikit terguncang.
Emilia bangkit berdiri, mata hijaunya menatap Inspektur Blackwood dengan intens.
"Saya melihatnya dalam mimpi juga... masa lalu Anda, Inspektur. Kematian ayah Anda..."
Inspektur Blackwood merasa seperti ditusuk pedang. Tidak ada yang tahu tentang kematian ayahnya, kecuali beberapa orang terdekat.
"Bagaimana Anda tahu?" tanyanya dengan suara yang hampir tidak terdengar.
Emilia mengambil langkah maju, suaranya lembut tapi penuh teka-teki.
"Karena saya juga memiliki masa lalu yang gelap, Inspektur. Dan saya pikir kita sama-sama mencari kebenaran."
Inspektur Blackwood mengambil catatan dari kantongnya dan membuka halaman baru.
"Baiklah, Miss Grey. Anda mengklaim memiliki pengetahuan tentang masa lalu saya. Ceritakan saya tentang kematian ayah saya."
Emilia menutup mata, mengambil napas dalam-dalam, dan mulai berbicara dengan suara yang lembut.
"Ayah Anda, Inspektur Edward Blackwood, dibunuh oleh seseorang yang dekat dengannya... seorang rekan kerja. Pembunuhannya terjadi di sebuah gudang tua di pinggir kota."
Inspektur Blackwood merasa seperti terpukul petir. Informasi itu benar, tapi tidak ada yang tahu tentang detail pembunuhan ayahnya kecuali pelaku dan beberapa petugas kepolisian terdekat.
"Saya ingin tahu bagaimana Anda tahu ini," kata Inspektur Blackwood dengan suara yang keras.
Emilia membuka mata dan menatapnya dengan serius.
"Karena pembunuh ayah Anda masih hidup, Inspektur. Dan saya pikir dia terkait dengan kasus pembunuhan yang terjadi hari ini."
Inspektur Blackwood mengambil keputusan cepat.
"Baiklah, Miss Grey. Anda memiliki pengetahuan yang mencurigakan tentang kasus ini. Saya perlu menyelidiki Anda lebih lanjut."
Emilia tidak terkejut, seolah-olah sudah mengharapkan reaksi ini.
"Saya bersedia bekerja sama, Inspektur. Tapi saya juga ingin satu hal dari Anda..."
Inspektur Blackwood mengerutkan kening.
"Apa itu?"
Emilia mengambil langkah maju, suaranya rendah dan misterius.
"Saya ingin Anda menyelidiki pamanku, Henry Grey. Saya pikir dia terkait dengan kasus ini juga."
Inspektur Blackwood merasa seperti menemukan petunjuk baru yang besar.
"Henry Grey... nama itu familiar. Dia adalah seorang bangsawan kaya, bukan?"
Emilia mengangguk.
"Ya, dan saya pikir dia menyembunyikan banyak rahasia..."
Inspektur Blackwood mengambil keputusan yang tegas.
"Baiklah, Miss Grey. Saya ingin Anda datang ke kantor polisi untuk memberikan keterangan lebih lanjut tentang kasus ini dan paman Anda."
Emilia mengangguk, tapi mata hijaunya terlihat waspada.
"Baik, Inspektur. Tapi saya harap Anda siap untuk mendengar kebenaran yang mungkin tidak Anda inginkan."
Inspektur Blackwood merasa tertantang oleh kata-kata Emilia.
"Saya selalu siap untuk kebenaran, Miss Grey."
Di kantor polisi, Inspektur Blackwood meminta Emilia untuk duduk di ruang interogasi.
Dia mulai merekam percakapan mereka dan meminta Emilia untuk menceritakan semua yang dia tahu tentang kasus pembunuhan dan pamandanya.
Tiba-tiba, Emilia berhenti berbicara dan menatap Inspektur Blackwood dengan serius.
"Inspektur, saya pikir ada orang lain di dalam kantor polisi ini yang terkait dengan kasus ini..."
Bersambung....
