Rindu Baitullah: Jejak Kucing Barabai dan Drama Paket Online di Jantung Mekah
Sinopsis Utama
Apa jadinya jika Khalisah, bocah 5 tahun penyinta kucing dari Barabai, bertemu dengan keluarga Lev ℛyley yang penuh drama belanja online di tengah suasana Ramadan di Mekah? Dari rebutan saf salat hingga mengejar kucing lokal di pelataran Masjidil Haram, ikuti kisah hangat penuh tawa tentang makna puasa dan kesabaran di bawah langit Ummu al-Qura.
Sinopsis Novel
Di bawah langit Mekah yang terik namun meneduhkan, dua keluarga dari Kalimantan Selatan dipertemukan oleh takdir yang unik. Muhammad Hifni, seorang PNS jujur dari Barabai, membawa istrinya, Rina Rufida, dan putri kecil mereka, Khalisah Salsabilla, untuk menunaikan ibadah umrah bertepatan dengan bulan Ramadan. Misi Khalisah sederhana namun ambisius bagi bocah lima tahun: menemukan "saudara" kucingnya di tanah suci.
Di sisi lain, keluarga Lev ℛyley dari Banjarmasin datang dengan keriuhan yang berbeda. Lev, seorang ayah IT yang humoris, harus bertahan di tengah gempuran paket belanja online istrinya, Anindya Putri, seorang influencer lokal yang tetap sibuk memantau flash sale meski sedang berada di depan Kabah. Mereka membawa keempat anak mereka: Aisyah yang organisatoris, Maryam si pelukis , Ghina sang content creator cilik, dan Rayyan yang hanya peduli pada buku cerita Islami.
Pertemuan tak sengaja di lobi hotel akibat aksi pengejaran kucing oleh Khalisah menjadi awal persahabatan yang penuh tawa. Di tengah ibadah puasa yang panjang, mereka belajar tentang makna kesabaran yang sesungguhnya—mulai dari menghadapi antrean panjang menuju Raudhah, drama kehilangan sandal di Masjidil Haram, hingga diskusi kocak mengenai tips belanja hemat namun tetap syar'i.
Melalui sudut pandang anak-anak yang polos dan orang tua yang penuh dinamika, novel ini memotret slice-of-life kehidupan bermasyarakat di perantauan religi. Antara aroma kurma, suara lantunan ayat suci, dan ngeongan kucing-kucing gurun, kedua keluarga ini menemukan bahwa Ramadan di Mekah bukan hanya tentang ritual, tapi juga tentang mempererat ukhuwah dan menyadari bahwa kebahagiaan seringkali muncul dari kejadian-kejadian kecil yang tak terduga.
